Minggu, 18 Oktober 2026
21:08 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Martabak

Martabak

makanan yang berasal dari Arab Saudi

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Martabak (disambiguasi).
Keakuratan artikel ini diragukan dan artikel ini perlu diperiksa ulang dengan mencantumkan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Harap pastikan akurasi artikel ini dengan sumber tepercaya. Lihat diskusi mengenai artikel ini di halaman diskusinya. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Martabak
250px-MartabakTelur.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
martabak telur, sebuah omelet yang gurih dan pedas yang diisi potongan sayur dan daging cincang
Nama lainMuttabak
Matabbak
Metabbak
Mutabbaq
Jenisomelet
Tempat asalYaman dan Arab Saudi
DaerahNasional
Dibuat olehOrang Arab
Suhu penyajianPanas
VariasiMartabak telur, martabak manis
Energi makanan
(per porsi )
185 kalori setiap 100 gram [1] kkal
250px-MartabakTelur.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Martabak telur yang biasa dijual di Indonesia.

Martabak (bahasa Arab: مطبق, berarti "terlipat") merupakan sajian yang biasa ditemukan di Arab Saudi (terutama di wilayah Hijaz), Yaman, Tiongkok, India, Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand Selatan dan Brunei. Bergantung pada lokasinya, nama, dan komposisi martabak dapat bervariasi.

Di Indonesia, ada dua jenis martabak, yaitu martabak asin/telur yang terbuat dari campuran telur, daging, dan daun bawang, serta martabak manis, yang biasanya diisi coklat, keju, kacang, dan berbagai toping lainnya, di beberapa daerah martabak manis sering juga disebut sebagai terang bulan. Berbeda dengan martabak telur, martabak manis adalah sejenis kue atau roti isi selai yang biasa dimakan di saat santai sebagai makanan ringan. Di Malaysia, martabak manis (yang dikenal dengan nama Apam Balik) sering dijadikan sebagai hidangan sarapan dengan ditemani segelas teh tarik. Martabak manis yang dikenal di Indonesia bukanlah sejenis martabak. Hanya saja namanya diadopsi dan dipakai oleh warga Indonesia bagian barat (dari area Jawa Barat ke barat) karena biasa dijual pedagang bersamaan dengan martabak.

Sejarah

Martabak Manis

Informasi lebih lanjut: Martabak Manis

Martabak manis atau yang aslinya bernama Hok Lo Pan awalnya adalah makanan yang meraih kepopulerannya di kota Bandung di mana diperkenalkan pertama kali di tahun 1950 oleh seorang perantau bernama Hioe Kui Sem dari daerah Jebus, Pulau Bangka.[2] Hampir semua orang di kota-kota besar seperti di kota Jakarta mengenal Martabak Bangka, nama aslinya di Bangka adalah Hok Lo Pan. Arti harfiah Hok Lo Pan adalah kue keberuntungan atau kue hoki.[3] Berhubung Tn. Hioe Kui Sem berjualan di Pasar Malam Jalan Cikapundung Barat depan Kantor PLN, dekat Alun-alun Bandung di mana lapaknya bersebelahan dengan lapak martabak telur yang telah lebih dulu hadir dan laris, maka untuk memudahkan pemasarannya, kedua pedagang tersebut bersepakat menamai Martabak (versi) Asin dan lainnya Martabak (versi) Manis.[4]

Martabak Telur

Informasi lebih lanjut: Martabak telur

Berawal dari seorang pemuda dari Lebaksiu, Tegal, Jawa tengah yang bernama Ahmad bin Abdul Karim berkelana ke kota besar, yaitu Semarang untuk berdagang pada tahun 1930. Kemudian, dia bertemu seorang warga India bernama Abdullah bin Hasan al-Malibary yang pandai memasak dan menjadi sahabat.

Suatu ketika, Abdullah yang berasal dari India ini diajak ke kampung halaman Ahmad dan diperkenalkan dengan saudara perempuannya. Perkenalan tersebut menghasilkan pernikahan antara keduanya. Abdullah ini juga pandai membuat sebuah masakan yang terbuat dari terigu yang disebut martabak. Karena dia tinggal di Indonesia, maka martabak buatannya disesuaikan untuk lidah orang Jawa yang suka memakan sayuran, yaitu martabak yang berisi sayuran yang dicampur dengan bahan lainnya.[5]

Ahmad dan istrinya mengajari kerabat dan tetangga mereka cara membuat martabak tersebut. Mereka juga memperkenalkan martabak di berbagai acara di luar kota, seperti pasar malam, sekatenan di Yogyakarta, dan dugderan di Semarang. Kini, martabak telur tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Lihat pula

Galeri

  • Martabak Manis
    Martabak Manis
  • Martabak Telur
    Martabak Telur
  • Martabak Manis Mini
    Martabak Manis Mini

Referensi

  1. ↑ https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/martabak-telur
  2. ↑ Djafar, Yayan (18 Mei 2024). "Ternyata Begini Asal Usul Martabak". RRI.com.
  3. ↑ "6 Resep Martabak Manis yang Lembut, Empuk dan Bersarang". Fimela. 29 April 2024. Diakses tanggal 19 Juni 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Afifah, Ayu Yuni (2022-09-25). "Sejarah Martabak, Dibawa dari India dan China Lalu Bersatu di Indonesia". id.theasianparent.com. Diakses tanggal 2024-10-22.
  5. ↑ "Resep Martabak Telur Ala Abang Kaki Lima". Fimela. 25 Juli 2023. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Makanan
A food truck
Berdasarkan lokasi
Jasa boga bergerak
Daftar
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Martabak.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan