Minggu, 18 Oktober 2026
15:02 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Sepat (makanan)

Bagikan:

Sepat adalah sebuah hidangan khas Sumbawa. Hidangan tersebut terbuat dari ikan air asin atau ikan air tawar yang dibakar dan dibumbui. Saat dihidangkan, hidangan tersebut biasanya dipadukan dengan kerupuk kulit atau mikong sebagai penambah kelezatan.[1]

Cara pembuatan

Bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan Sepat perlu dibakar agar nantiya memiliki aroma wangi dengan cita rasa yang istimewa. Aroma bumbu seperti bawang, terong, cabai, kemiri, serta bahan utamanya yaitu ikan Sepat akan lebih keluar jika dibakar. Disisi lain, makanan khas ini memiliki rasa asam yang berasal dari Belimbing Wuluh atau Jeruk Purut. Namun, dapat pula menggunakan bahan lain seperti tomat atau mangga muda.[2]

Referensi

  1. ↑ http://kebudayaan.sumbawakab.go.id/objek/id/3
  2. ↑ Babad, Miftahurrezki (2023-05-24). "Resep Sepat, Makanan Khas Daerah Sumbawa yang Rasanya Asam Segar Bikin Mata Melek - Babad Id". Resep Sepat, Makanan Khas Daerah Sumbawa yang Rasanya Asam Segar Bikin Mata Melek - Babad Id. Diakses tanggal 2023-09-10.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan