Senin, 21 September 2026
06:58 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Bandrek

Bandrek

variasi minuman khas Indonesia

Untuk stasiun, lihat Stasiun Warung Bandrek.
Bandrek
Bandrek
Bandrek di Bandung dengan taburan kelapa
SajianMinuman
Tempat asalIndonesia
DaerahJawa Barat
Suhu penyajianPanas
Bahan utamajahe, gula merah, kayu manis, rempah-rempah (terkadang ditambahkan susu kental manis)

Bandrek (bahasa Sunda:ᮘᮔ᮪ᮓᮢᮦᮊ᮪, translit. Bandrék) adalah minuman tradisional khas Sunda yang dikonsumsi untuk meningkatkan kehangatan tubuh.

Bahan

Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tetapi pada daerah tertentu biasanya menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian.

Cara penyajian

Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan berbagai penyakit ringan seperti sakit tenggorokan, batuk, dan lain sebagainya. Di Bandung, biasanya penjual menambahkan sejumput kerukan kelapa untuk menambah cita rasa dari Bandrek tersebut. Bandrek biasa dikonsumsi bersama kacang rebus, ubi jalar rebus, dan juga gorengan dan wanginya seperti kencur

Wikibooks memiliki buku di:

Sejarah

Bandrek telah dikenal sejak sebelum abad ke-10, tepatnya dalam kumpulan resep kabuyutan Kerajaan Galuh yang berdiri sejak tahun 612 oleh Raja Sang Wretikandayun, dalam Naskah Nagara Kreta Bhumi, sama halnya dengan minuman Bajigur yang ada pada Babad Kawung Kawali Galuh. Selain itu, terdapat pula referensi dalam Babad Carbon II sebagai bagian dari jenis minuman dalam upacara tradisi pada masyarakat di Keraton Kesultanan Cirebon yang berdiri sejak tahun 1430 oleh Pangeran Cakrabuana/Walangsangsang.[1] Bandrek saat itu begitu dikenal di Tanah Sunda yang menggunakan bahan dasar rempah yakni jahe.[2][3]

Seiring dengan perkembangan zaman, bandrek banyak dijual dalam bentuk instan, tujuannya agar bisa dinikmati di manapun dan kapanpun, tetapi rasanya sedikit berbeda dengan bandrek yang asli. Di Bandung dan sekitarnya, masih banyak pedagang yang menjual bandrek asli, biasanya dijajakan bersama bajigur.

Galeri

  • 120px-Bandrek.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Bandrek_Bandung.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Makanan_dan_Minuman_Tradisional_oleh_Aziz_Firdausy._Wikimedia_Commons._CC_BY-SA_4.0.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Kue_balok_dengan_cangkir_berisi_bandrek_dan_bajigur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Pranala luar

Referensi

  1. "Bandrek Versus Ronde Jahe - Universitas Pendidikan Indonesia | Kabar UPI". Diakses tanggal 2026-06-06.
  2. Bagaskara, Bima. "Bandrek, Sejarah hingga Resep Minuman Jahe Khas Sunda". detikjabar. Diakses tanggal 2026-06-06.
  3. Media, Kompas Cyber (2014-02-07). "Torehan Sejarah dalam Segelas Bandrek". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-06.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan