Selasa, 22 September 2026
08:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Modak

Modak

Modak
250px-Ukadiche_Modak_%28Rice%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lainKoḻukattai
Kangidan (歓喜団)
Num kom (នំគម)
Kanom nab (ເຂົ້າຫນົມແຫນບ)
Bánh ít nhân dừa
Kuih modak
Kue modak
Tempat asalIndia
DaerahIndia, Jepang, Vietnam, Thailand, Laos, Cambodia, Myanmar, Malaysia, Kamboja, Brunei, Singapore
Bahan utamaTepung beras atau Tepung terigu, Kelapa, Sarkara)
Hidangan serupaCenil (Indonesia)
Khanom tom/khanom kho (Thailand)
Klepon (Indonesia)
Mont lone yay baw (Myanmar)

Modak (bahasa Marathi:मोदक) atau Modakam (Sanskerta: मोदकम्), Modaka dalam bahasa Kannada, juga mengacu pada Koḻukattai (bahasa Tamil:கொழுக்கட்டை), dan Kozhukkatta (bahasa Malayalam:കൊഴുക്കട്ട)[1] merupakan salah satu hidangan manis India berbentuk pangsit yang populer di banyak negara bagian dan budaya India. Menurut kepercayaan Hindu dan Buddha, hidangan ini merupakan salah satu hidangan favorit Ganesha dan Buddha sehingga membuatnya dijadikan persembahan dalam upacara keagamaan.[2] Isian manis dalam modaka terbuat dari kelapa parut segar dan sarkara, sedangkan kulit pangsitnya terbuat dari tepung beras atau tepung terigu yang dicampur khowa (pdatan susu) atau tepung maida.[3]

Terdapat dua jenis penyajian Modaka yaitu digoreng dan dikukus. Versi Modaka kukus disebut Ukadiche Modakam dan disajikan panas dengan minyak samin.[4]

Sejarah

Menurut sejarawan kuliner Darra Goldstein, Modaka merupakan kudapan manis kuno yang ditemukan sekitar 200SM.[5] Penyebutan awal Modaka ditemukan di Ayurveda, Ramayana yang digambarkan sebagai pangsit dengan isian manis. Dalam sastra Sangam menyebutkan Modaka sebagai pangsit beras yang dijual oleh pedagang kaki lima di kota kuno Madurai.[6] Pada buku Manasollasa (Sanskerta: मानसोल्लास) yang ditulis pada abad pertengahan menyebut Modaka sebagai Varsopalagolakas karena terlihat seperti hujan es digambarkan sebagai kudapandari tepung beras dengan isian manis dengan rempah-rempah aromatik seperti kapulaga dan kapur barus. Modaka goreng terbuat dari tepung goreng sementara modak kukus terbuat dari tepung beras.[5]

Dalam konteks Hindu, dijelaskan bahwa kata Modaka berasal dari kata Moda dan Pramoda yang berarti sukacita, kebahagiaan, dan kebahagiaan sehingga dijadikan sebagai hadiah oleh Ganesha, dewa keberuntungan kepada para penyembahnya.[7] Bentuk Modaka sendiri juga dikatakan mewakili sekantong uang yang mewakili kekayaan dan semua kenikmatan manis yang merupakan kekayaan bagi manusia. Dalam konteks Tantra, bentuk Modaka terlihat melambangkan segitiga menghadap ke atas yang dalam seni Tantra mewakili Siwa, yang mewakili realistas spiritual. Berbeda dengan segitiga menghadap ke bawah yang mewakili Shakti sebagai realitas material.[8]

Upacara Keagamaan

Agama Hindu

Modak dianggap sebagai kudapan manis favorit dewa Hindu Ganesha.[9] Dari sinilah Ia mendapatkan julukan modakapriya yang dalam bahasa Sansekerta berarti seseorang yang menyukai modak. Modak sendiri berarti bagian kecil dari kebahagiaan dan itu melambangkan pengetahuan spiritual.[10] Selama festival Ganesh Chaturthi, ritual puja diakhiri dengan persembahan modak sebanyak 21 atau 101 modak kepada Ganesha. Walaupun modak bercangkang tepung beras yang lebih disukai untuk dipersembahkan, tetapi modak bercangkang tepung gandum juga kerap disajikan. Penjual Modak lokal di luar kuil Ganesha di seluruh India biasanya menjual Modak dalam kemasan atau siap pakai.

Agama Buddha

Modak juga dianggap sebagai kudapan manis favorit Siddhattha Gotama. Selama perayaan Kelahiran Buddha, Modak dipersembahkan kepada Sang Buddha.[11]

Jenis

Jenis Ciri-ciri
Modak kukus (ukadiche modak dalam Bahasa Marathi) Terbuat dari kelapa dan gula/sarkara. Variasi ini umumnya dipersembahkan pada Festival Ganesh Chaturthi. Kudapan ini dibuat dengan tangan dan dimasak dengan alat pengukus. Kudapan ini cepat basi dan harus segera dikonsumsi.[12]
Modak Goreng Modak yang disajikan dengan cara digoreng. Dengan menggorengnya membuatnya lebih tahan lama dan memberikan rasa yang berbeda[13]
Modak Mawa Modak ini dibuat dari khowa (padatan susu) yang dibentuk seperti modak. Untuk varian rasa dapat diperoleh dengan menambahkan bahan-bahan seperti pistachio, kapulaga, cokelat, dan almond

Referensi

  1. "India Punya Pangsit Manis! Simak 9 Fakta Modak si Legit Mungil". IDN Times. IDN Times. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Culinary Capital: How Modaks, Ganesha's food, have broken barriers, travelled well through history". The Indian Express. The Indian Express. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Modak Recipe". food.ndtv.com. NDTV Food. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Jatra gets its flavour from Maharashtra for authentic taste". timesofindia.indiatimes.com. The Times of India. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Goldstein, Darra (2015). The Oxford Companion to Sugar and Sweets. hlm. 82.{{cite book}}: |access-date= memerlukan |url=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Achaya, Konganda T. (1994). Indian food: a historical companion. Delhi Oxford: Oxford University Press. ISBN 9780195628456. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Gaṇeśa, the enchanter of the three worlds. Mumbai: Franco-Indian Research. 1997. hlm. 23. ISBN 9788190018432.
  8. 99 Thoughts on Ganesha. Jaico Publishing House. 2015. hlm. 39. ISBN 9788184951523. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Sukhtankar, Chef Mandaar (24 Agustus 2017). "A modak by any other name..." The Hindu (dalam bahasa Indian English). Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. "Why is Ganapati with the right Sided trunk not commonly worshipped ?". Sanatan Sanstha. 14 September 2005. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "Culinary Capital: How Modaks, Ganesha's food, have broken barriers, travelled well through history". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 4 September 2022. Diakses tanggal 24 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "Culinary Capital: How Modaks, Ganesha's food, have broken barriers, travelled well through history". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 4 September 2022. Diakses tanggal 25 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "Fried Modak Recipe, How to make Fried Modak | Modak Recipes - Flavors of Mumbai". 28 Agustus 2014. Diakses tanggal 25 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan