Sabtu, 03 Oktober 2026
02:03 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Ilabulo

Ilabulo

makanan khas Gorontalo

Bagikan:
ilabulo
330px-Ilabulo_%28Makanan_Khas_Gorontalo%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ilabulo, sajian khas di Gorontalo
SajianMakanan utama
Tempat asalIndonesia
DaerahGorontalo
Suhu penyajianHangat
Bahan utamaLemak, Hati, Ampela, Kulit Ayam beserta telur burung puyuh yang dicampur dengan sagu, kemudian dikukus atau dibakar

Ilabulo merupakan salah satu makanan khas masyarakat Gorontalo, Sulawesi, Indonesia sejak abad ke-15.[1] Bagi masyarakat Gorontalo, Ilabulo merupakan sajian tradisional yang melambangkan persatuan dan kesatuan di antara perbedaan.[2]

Selain menjadi sajian yang umum ditemukan di Gorontalo, Ilabulo juga dapat dijadikan oleh-oleh yang tahan selama 3 hari jika disimpan di lemari pendingin.

Filosofi Sejarah Ilabulo

Menurut maestro adat dan budaya Gorontalo, Bapak Abdul Wahab Lihu yang juga Baate lo Limutu, tidaklah sah suatu upacara adat jika tidak dilengkapi oleh dua kuliner khas Gorontalo yaitu Tili’aya dan Ilabulo. Makanan ini dipercaya telah dihidangkan sejak abad ke-15 dan menjadi makanan favorit raja-raja dan pembesar negeri,[3] seperti para bangsawan dari Kesultanan Gorontalo maupun Kesultanan Bolango. Pada tahun 2016, Ilabulo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.[4]

Ilabulo memiliki pengertian dalam bahasa Gorontalo yang berarti "totombowata" atau bersatu padu. Para raja dulu menyimbolkan Ilabulo sebagai lambang persatuan (totombowata) sebagai perpaduan dari berbagai unsur yang melahirkan perdamaian karena pada ilabulo terdapat berbagai perbedaan yang dipersatukan yang menciptakan rasa yang nikmat.

Perbedaan itu pada ilabulo terletak pada sagu, lemak daging ayam, hati, ampela, dan aneka rempah-rempahyang dicampur jadi satu perpaduan yang menyajikan ilabulo dengan rasa yang sempurna.

250px-Tumpeng_Kompas_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini merupakan bagian dari seri
Hidangan Indonesia
20px-Flag_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalIndonesia
20px-Foodlogo2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalMakanan

Bahan Baku dan Cara Pengolahan

Tepung sagu, hati dan ampela ayam atau sapi, dan kulit ayam merupakan bahan baku utama ilabulo. Bumbu–bumbu yang ditambahkan pada produk ilabulo berupa garam, bawang putih, bawang merah, lada, cabe rawit, gula, dan santan.

Adonan terdiri dari tepung sagu, jeroan (hati dan ampela), dan kulit ayam. Sebagai tambahan variasi, kadang juga ditambahkan dengan telur puyuh rebus, dan lemak sapi. Adapun bumbu pedas dan daun pisang yang digunakan untuk membungkus adonan menghasilkan Ilabulo dengan aroma yang khas dan rasa yang gurih.

Dalam pembuatan ilabulo dapat juga menggunakan alternatif bahan baku yang lain seperti ikan untuk menggantikan jeroan ayam sehingga baik untuk kesehatan. Tepung jagung, tepung biji nangka dapat juga disubstitusi dengan tepung sagu untuk mendapatkan tekstur Ilabulo yang lebih kompak dan padat.

Cara Memasak

Ilabulo dapat dimasak dengan cara dikukus atau dibakar dengan arang tempurung kelapa. Namun pada umumnya Ilabulo dimasak dengan cara dibakar karena lebih menggugah selera dengan rasa yang khas.

Jika dilihat sekilas dari bentuk makanan yang satu ini, pasti sebagian orang akan mengira bahwa makanan ini adalah pepes. Bentuknya yang panjang serta teksturnya yang agak padat dengan dibungkus oleh daun pisang memang sekilas menyerupai pepes.Walaupun nampak sama, tetapi sangat berbeda jika kita telah mengetahui isi dan rasanya. Ilabulo jelas sangat berbeda dengan pepes-pepes lainnya yang biasa dijumpai di Jawa Barat.

Galeri

  • Ilabulo ditambahkan perasan jeruk
    Ilabulo ditambahkan perasan jeruk

Lihat Pula

Referensi

  1. ↑ "Ilabulo, Kuliner Tradisional Khas Gorontalo - Celebes ID" (dalam bahasa American English). 2020-01-01. Diakses tanggal 2022-05-12.
  2. ↑ "Warisan Budaya Takbenda | Beranda". warisanbudaya.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 2022-05-12.
  3. ↑ "Ilabulo, Kuliner Khas Raja di Gorontalo". kumparan. Diakses tanggal 2022-05-12.
  4. ↑ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2019). "Ilabulo – Warisan Budaya Takbenda Indonesia". Budaya Kita. Diakses tanggal 7 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan