Kamis, 05 November 2026
19:46 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Papeda

Papeda

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Papeda
250px-Papeda%2C_Kuah_Kuning%2C_Ikan_Tude_Bakar_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SajianMenu utama
Tempat asalIndonesia
DaerahKepulauan Maluku, Pesisir Barat Papua
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaSagu
VariasiPapeda Ikan Kuah Kuning, Papeda Daun Melinjo & Bunga Pepaya
Energi makanan
(per porsi )
Dalam 100 gram sagu, terkandung energi sebesar 209 kkal kkal
250px-Maluku_dishes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Papeda dipadu dengan ikan bakar
250px-Papeda_dari_Indonesia_bagian_timur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Papeda dipadu dengan ikan kuah kuning.
Cara makan papeda kuah kuning

Papeda adalah makanan berupa bubur sagu yang berasal dari Kepulauan Maluku dan pesisir barat Papua. Hidangan ini biasanya disajikan dengan ikan tongkol atau bubara yang dibumbui dengan kunyit.[1] Papeda berwarna putih dan bertekstur lengket menyerupai lem dengan rasa yang tawar.[1] Papeda merupakan makanan yang kaya serat, rendah kolesterol, dan sangat bergizi.[2]

Sejarah

Di berbagai wilayah pesisir dan dataran rendah di Papua, sagu merupakan bahan dasar dalam berbagai makanan.[3] Sagu bakar, sagu lempeng, dan sagu bola menjadi sajian yang paling banyak dikenal di berbagai pelosok Papua, khususnya dalam tradisi kuliner masyarakat adat di Kabupaten Mappi, Asmat, hingga Mimika.[3] Papeda merupakan salah satu sajian khas sagu yang sangat gampang sekali ditemukan terutama di Wilayah Maluku dan Papua.[3] Antropolog sekaligus Ketua Lembaga Riset Papua, Johszua Robert Mansoben, menyatakan bahwa papeda dikenal lebih luas dalam tradisi masyarakat adat Sentani di Danau Sentani, Taikat di Arso, serta Manokwari.[3]

Variasi menu

Pada umumnya, papeda dikonsumsi bersama dengan ikan tongkol.[4] Namun, papeda dapat juga dikombinasikan dengan ikan kakap merah, bubara.[4] Selain ikan kuah kuning,[5] papeda juga dapat dinikmati dengan sayur ganemo yang diolah dari daun melinjo muda yang ditumis dengan bunga pepaya muda dan cabai merah.[4]

Manfaat kesehatan

Dalam 100 gram sagu, terkandung energi sebesar 209 kkal, protein 0,3 gram, karbohidrat 51,6 gram, lemak 0,2 gram, kalsium 27 miligram, fosfor 13 miligram, dan zat besi 0,6 miligram.[6] Selain itu di dalam tepung sagu juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,01 miligram, dan vitamin C 0 miligram.[6] Berdasarkan kandungan-kandungan tersebut, sagu bermanfaat sebagai sumber utama karbohidrat atau makanan pokok, mengatasi pengerasan pada pembuluh darah, mengatasi sakit pada ulu hati, dan perut kembung.[7] Selain itu, kandungan indeks glikemik yang rendah pada sagu membuatnya aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.[7] Tingginya kadar serat dalam sagu berperan sebagai pre-biotik, menjaga mikroflora usus, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi risiko terjadinya kanker usus, mengurangi risiko terjadinya kanker paru-paru, mengurangi risiko kegemukan atau obesitas serta memperlancar buang air besar.[7] Mengonsumsi papeda secara rutin dipercaya mampu menghilangkan penyakit batu ginjal karena sifat papeda yang dapat berperan sebagai pembersih organ-organ di dalam tubuh manusia.[8] Bagi yang sering merokok, dianjurkan juga mengonsumsi makanan khas Papua yang satu ini karena dapat secara perlahan membersihkan paru-paru.[8]

Warisan Budaya Takbenda & UNESCO

Papeda menjadi desain spesial Google pada Jumat, 20 Oktober 2023.

Desain tersebut dibuat untuk merayakan 8 tahun terpilihnya papeda sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 20 Oktober 2015.

“Ini merupakan aksi kampanye untuk menyelamatkan hutan sagu di tengah-tengah ancaman investasi dan pemekaran di Tanah Papua,” ujar Berto Yekwan, anak muda adat Abun di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.[9]

Komersialisasi

Papeda merupakan makanan yang eksotis dan unik sehingga mulai dicari oleh petualang kuliner.[10] Kini, papeda dapat ditemukan di beberapa restoran di Jakarta.[10] Salah satu restoran yang menyediakan papeda sebagai menunya adalah Restoran Yougwa di kawasan Kelapa Gading yang merupakan cabang dari Restoran Yougwa cabang Danau Sentani, Jayapura.[10]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Prasasti, Rati (2013). "Papeda Makanan Khas Dari Timur Indonesia". Media Publica. Diakses tanggal 9 Mei 2014.
  2. ↑ Santoso, Agung Budi (2013). Gultom, Hasiolan Eko P (ed.). "Papeda, Makanan Sehat Khas Papua". Tribunnews.com. Diakses tanggal 9 Mei 2014.
  3. 1 2 3 4 Wisanggeni, Aryo (2013). "Belanga dan Papeda". National Geographic Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-25. Diakses tanggal 9 Mei 2014.
  4. 1 2 3 "Papeda, Maluku: Bubur 'Lem' Segar Bergizi". Femina. Diakses tanggal 14 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ adminpotret, potretmaluku.id (2021-07-06). "Talucu Lidah di Ikan Kuah Kuning - Potret Maluku". potretmaluku.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-05-18.
  6. 1 2 "Isi Kandungan Gizi Tepung Sagu - Komposisi Nutrisi Bahan Makanan". ILMU. 2012. Diakses tanggal 15 Mei 2014.
  7. 1 2 3 "Sagu Bahan Makanan Yang Sehat Untuk Tubuh". Kesehatan123. 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-14. Diakses tanggal 15 mei 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  8. 1 2 Kaway, Rikardo (2012). "PAPEDA, KULINER KHAS MASYARAKAT DI TIMUR INDONESIA!!!". Nutrisi Untuk Bangsa. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-17. Diakses tanggal 15 Mei 2014.
  9. ↑ Aditiya, Surya (2023-10-20). "Papeda, Makanan Khas Maluku dan Papua Hiasi Tampilan Google Doodle Hari Ini". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2023-10-20.
  10. 1 2 3 Yunita C, Siwi (2011). Asdhiana, I Made (ed.). "Papeda Kuah yang Menggoda". Kompas.com. Kompas. Diakses tanggal 15 Mei 2014.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan