Sabtu, 31 Oktober 2026
02:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Gulai paku

Gulai paku

hidangan bersantan khas Pariaman dari Sumatra Barat

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Gulai paku" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Desember 2022)
Gulai Paku
250px-Katupek_Gulai_Paku%2C_Sumatera_Barat.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Katupek Gulai Paku
Nama lainGulai Pakih (pakis)
JenisGulai
SajianMenu utama
Tempat asalIndonesia
DaerahPariaman ,Sumatera Barat
Dibuat olehOrang Minangkabau
Suhu penyajianPanas atau suhu ruangan
Bahan utamapakis

Gulai paku adalah makanan yang cukup populer di Sumatera Barat terutama di daerah pesisir barat. Gulai paku berbahan dasar daun pakis (paku), dengan bumbu santan, laos (lengkuas), cabe rawit hijau, asam kandis, dan kunyit. Ketupat gulai paku adalah makanan khas daerah Pariaman. Biasanya hidangan ini disantap bersama lontong atau ketupat.[1] Di Sumatera Barat, hidangan ini merupakan salah satu menu sarapan.[1]

Proses Memasak

Dalam proses pembuatan hidangan ini dimulai dengan mencampur santan dengan bumbu yang terdiri dari serai, daun jeruk, cabai rawit, asam kandis, lengkuas, dan daun kunyit. Setelah santan dan bumbu tercampur, kemudian daun pakis dimasukkan ke dalam kuah santan dan ditunggu hingga mendidih. Setelah masakan matang, biasanya hidangan ditambahkan menu lain seperti ikan teri atau ikan asin jambal ke dalam gulai paku. Masyarakat Sumatera Barat biasanya menyantap makanan ini dengan telur dan kerupuk.[2]

Referensi

  1. 1 2 "Gulai Pakis". Tribunnewswiki.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-11-30. Diakses tanggal 2022-11-30.
  2. ↑ "Gulai Paku, Gulai Lamak Jodohnya Katupek". detikfood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-08. Diakses tanggal 2022-11-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan