Selasa, 29 September 2026
22:30 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Lontong

Lontong

nasi (beras) yang dimasak dalam bungkusan, sehingga padat

Bagikan:
Lontong
250px-Lontong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cara tradisional menyajikan lontong
SajianHidangan Utama
Tempat asalIndonesia
DaerahAsia Tenggara
Bahan utamaNasi kompres dimasak di daun pisang
VariasiLontong sayur, lontong omcom, lontong ayam
Hidangan serupaBurasa, ketupat, lemang, lepet

Lontong adalah makanan yang dibuat dari beras, dibungkus dengan daun pisang, kemudian direbus sampai matang.[1]

Lontong berkembang melalui masyarakat Jawa. Namun terdapat sebuah teori lain yang mengatakan lontong versi isian sayuran dan ayam (arem-arem) adaptasi lokal dari bakcang Tionghoa tapi dimodifikasi halal dan berbentuk silindris panjang pasca masuknya Islam ke tanah Jawa. Makanan ini biasanya disajikan dengan sate, rendang, opor ayam, tahu masak dan gulai kambing, dan biasanya dibuat ketika menjelang 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri sebagai hidangan lebaran.[2][3]

250px-Wrapped_lontong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lontong yang sudah dibuka dari kemasannya. Warna yang berbeda dipengaruhi pigmen daun pisang yang digunakan sebagai pembungkus.

Permukaan luar lontong biasanya berwarna coklat atau hijau gelap, sementara dalamnya berwarna putih. Hal ini karena lontong direbus dengan cara dibungkus oleh daun pisang. Lontong banyak ditemui di berbagai daerah di Indonesia sebagai makanan alternatif pengganti nasi. Meski dibuat dari beras, lontong memiliki aroma yang khas. Biasanya, lontong juga ada yang memiliki isian. Isian tersebut dapat berupa potongan kecil sayur-sayuran (kentang, wortel, dan daun bawang), bahkan ada yang berisi potongan atau tempe yang dihaluskan dan telah dicampur dengan bumbu.

Bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, lontong biasanya dimakan bersama dengan beragam jenis gorengan seperti bala-bala, gehu, mendoan, dan gorengan lainnya.

Proses Pembuatan

Proses pembuatan lontong diawali dengan mencuci beras hingga bersih, lalu merendamnya selama 2–3 jam agar teksturnya lebih padat setelah dimasak. Sementara itu, daun pisang dipotong dengan ukuran sekitar 20–25 cm dan dilayukan di atas api kecil agar lebih lentur. Daun yang telah dilayukan kemudian digulung membentuk tabung silinder dengan diameter sekitar 3–4 cm, lalu salah satu ujungnya disemat dengan lidi atau staples. Beras yang telah ditiriskan dimasukkan ke dalam tabung daun pisang hingga mencapai ⅔ bagian, kemudian ujung lainnya ditutup kembali. Lontong yang telah dibungkus disusun secara berdiri dalam panci besar dan direndam dalam air, lalu direbus dengan api sedang selama 4–5 jam. Selama proses perebusan, air harus selalu dipastikan cukup agar lontong matang secara merata. Setelah matang, lontong diangkat, ditiriskan, dan didinginkan agar teksturnya lebih padat saat dipotong. Lontong yang telah siap dapat disajikan dengan berbagai hidangan pendamping seperti sayur lodeh, opor ayam, sate, atau gulai.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  • Ingram, Christine (2003), Rice and Risotto, London, UK: Hermes House, ISBN 1-84309-574-2
  1. ↑ lontong (nomina) makanan yang dibuat dari beras dibungkus dengan daun pisang, kemudian direbus sampai matang. sumber: kbbi. kemdikbud.
  2. ↑ Filosofi Kuliner Jawa
  3. ↑ Beda Lontong dan Ketupat
60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan