Jumat, 02 Oktober 2026
00:57 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Babungku

Babungku

kue khas Banjar

Bagikan:
Infotaula de menjarBabungku
250px-Babongko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asal
Negara asalIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Keahlian memasakmasakan Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Rincian
Jenisjajanan jalanan Suntingan nilai di Wikidata
Metode penyajiankukus Suntingan nilai di Wikidata
Bahan utamatepung beras, gula merah, garam, Daun pisang, Santan dan gula Suntingan nilai di Wikidata

Babungku atau Babongko adalah makanan khas Banjar Kalimantan Selatan. Babungku bermakna berbungkus.[butuh rujukan] Babungku berbentuk gumpalan berwarna kehijauan yang terasa kenyal dan lembut dan jika dibuka bentuknya akan terlihat seperti puding hunkue, walaupun sebenarnya kue ini berbahan tepung beras.[butuh rujukan]

Kue ini bisa ditemukan di daerah Kalimantan Timur dan Tengah, khususnya di daerah suku Banjar serta suku Kutai dan dijajakan di pasar tradisional. Masyarakat Kutai biasanya mengkonsumsi Babungku sebagai sarapan, selain itu juga ditemukan dalam acara besar, seperti pernikahan atau beseprah (ritual sarapan besar).[1] Selain itu, Babungku juga bisa ditemukan di Maluku Tengah[2] dan juga dikenal dengan nama kue Bongko oleh masyarakat Palinggam, Sumatera Barat.[3]

Jika dilihat sekilas, Babungku mirip dengan bubur sumsum, namun Babungku menggunakan tepung beras yang diberi pewarna hijau dari daun suji dan disajikan dalam bungkus daun pisang berbentuk piramida.[1]

Makna filosofi dari dibungkus daun pisang dan diikat dengan lidi dan daun kelapa tersebut adalah bahwa dalam kehidupan sehari-hari tidak semua hal yang harus diketahui oleh orang lain. Akan tetapi, ada hal lain yang wajib dirahasiakan dan disembunyikan agar tidak diketahui oleh orang lain.[4]

Pembuatan

Babungku terbuat dari tepung beras, air santan kental, gula merah, dan garam serta daun pisang sebagai pembungkusnya. Pengolahan kue ini dimulai dengan merebus air santan hingga mendidih, angkat, setelah terasa suam maka tuangkan sedikit demi sedikit ke tepung beras yang sudah disiapkan di dalam wadah, diaduk hingga menyatu dan kental.[butuh rujukan]

Proses pembuatan yang diawali dengan mencampur adonan tepung dan dimasak bersama santan encer, gula pasir, dan garam menghasilkan tekstur lembut dan kenyal pada Babungku.[5]

Sementara itu siapkan halung yaitu potongan daun pisang yang dibentuk segi empat panjang dengan melipat kedua ujungnya ke atas. Ukurannya disesuaikan dengan besar kecilnya kue babungku yang akan dibuat. Kemudian, adonan yang telah dimasak tersebut diambil secukupnya (sasanduk) lalu dibungkus dengan daun pisang. Bagian kiri dan kanannya dijepit dengan lidi dan diikat dengan daun kelapa.[butuh rujukan]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 "Babongko, Sarapan Manis Warga Kutai". MerahPutih. 2018-09-28. Diakses tanggal 2023-04-10.
  2. ↑ Marasabessy, Mesya (2023-03-30). "Babongko, Makanan Khas Kailolo Bisa jadi Rekomendasi Menu tuk Berbuka Puasa". Tribunambon.com. Diakses tanggal 2023-04-10.
  3. ↑ Redaksi (2021-04-14). "Kue Bongko, Si Manis yang Hanya Bisa Dinikmati Saat Ramadan". Langgam.id. Diakses tanggal 2023-04-10.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  4. ↑ Rahmawati, Neni Puji Nur,. Makna simbolik dan nilai budaya kuliner "wadai Banjar 41 macam" pada masyarakat Banjar Kalsel (Edisi Cetakan pertama). Yogyakarta. ISBN 978-602-1228-94-4. OCLC 957057293.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  5. ↑ "Ensiklopedi | dapurrakyat.id". ensiklopedikuliner.pmb.lipi.go.id. Diakses tanggal 2023-04-10.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan