Senin, 28 September 2026
19:46 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Kakicak

makanan khas Banjar, Indonesia

Kakicak
Kue Kakicak
Wadai Kakicak khas Kalimantan Selatan
Nama lainKakicak, kekicak
Tempat asalIndonesia
DaerahKalimantan Selatan
Hidangan nasional terkaitIndonesia
Dibuat olehSuku Banjar
Suhu penyajianDingin
Bahan utamatepung ketan, tepung beras, kelapa parut
Bahan yang umum digunakanair kapur sirih

Kakicak atau kikicak atau kekicak adalah kue khas masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Kue ini dikenali dari tampilannya, yaitu berwarna hijau dan berbentuk bulat berukuran kecil seperti tutup botol. Bahan utama pembuatan kue ini adalah tepung ketan sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal. Selain itu, kue ini juga biasanya dimakan bersama 'hinti' atau kelapa parut yang dicampur gula merah. Selain dari tepung ketan, ada juga penjual kue ini yang membuatnya dari ubi kayu.[1]

Variasi

Kakicak hijau bahinti

Kakicak hijau bahinti merupakan kue khas yang berasal dari Banjar, Kalimantan Selatan. Kakicak hijau bahinti merupakan perkembangan dari kue kakicak hijau. Kakicak hijau bahinti merupakan kue yang terbuat dari tepung, ketan, air, kapur, garam, daun pandan atau suji, dan kelapa yang diparut sebagai inti.

Pada kakicak hijau bahinti, inti tidak dimasukkan ke dalam seperti Klepon tetapi diletakkan di bagian atas. Peletakan inti mempunyai makna bahwa inti sebagai bagian utama harus berada di depan yang berperan sebagai pelindung ataupun sebagai pemimpin yang melindungi dan mengayomi bagian dari anggota kelompok.

Kakicak hijau bahinti berwarna hijau, warna hijau bagi masyarakat Banjar melambangkan kedekatan dengan alam. Selain itu, sebagai masyarakat yang islami masyarakat Banjar meyakini bahwa warna hijau merupakan warna yang disukai oleh Muhammad.[2]

Kakicak putih

Ada kakicak hijau, ada juga kakicak putih. Perbedaannya terletak pada gula yang digunakan.

Kakicak gumbili

Kakicak berwarna kuning yang dibuat dari gumbili yang dalam bahasa Banjar berarti "singkong".

Pranala luar

Rujukan

  1. ↑ Salmah (2020-07-21). "Resep Kikicak Gumbili Manis, Mudah Diolah dan Murah Meriah". Tribunnews.com.
  2. ↑ Rahmawati, Neni Puji Nur,. Makna simbolik dan nilai budaya kuliner "wadai Banjar 41 macam" pada masyarakat Banjar Kalsel (Edisi Cetakan pertama). Yogyakarta. ISBN 978-602-1228-94-4. OCLC 957057293.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik masakan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan