Kamis, 05 November 2026
13:53 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Brem

Brem

kudapan khas daerah

Bagikan:
Brem
Brem Madiun cap Suling Mas
Brem Madiun cap Suling Mas
Tempat asalIndonesia
DaerahMadiun, Indonesia

Brem adalah makanan yang berbahan utama sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, sehingga berupa hasil fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya saja yang kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam. Brem memiliki sensasi makanan yang muncul ketika makanan dimasukkan ke dalam mulut, yang terasa mencair dan lenyap serta meninggalkan rasa dingin di lidah.[1]

Bentuk brem

Dikenal beberapa bentuk brem yang dikenal di pasaran, berupa makanan dan minuman. Brem berupa makanan terkenal dari Madiun dan Wonogiri,[2] sedangkan yang berupa cairan berasal dari pulau Bali[2] dan Nusa Tenggara.[3]

Makanan

250px-44._Brem_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brem

Bentuk pertama yang lebih dulu dikenal adalah makanan tradisional khas yang berasal dari Kecamatan Mejayan, Kecamatan Wonoasri, Madiun, dan berasal dari dua desa penghasil, yaitu Desa Bancong dan Kaliabu. Brem dikemas berbentuk lempengan agak kekuningan, rata-rata berukuran kurang lebih 15 cm x 5 cm x 0,5 cm. Untuk lebih memaksimalkan pemasarannya, brem kini dikemas dalam bentuk kecil kecil seukuran permen, sehingga mudah untuk dikantongi. Biasanya pada sekitar tahun 80-an, brem dalam bentuk ini dijual asongan oleh para pedagang di sekitar stasiun-stasiun di kereta api di daerah Jawa Timur.

Brem bentuk kedua berasal dari Wonogiri, berbentuk lempeng pipih bundar dengan diameter rata-rata 5 cm[2] dan ketebalan sekitar 0,3 cm. Brem asal Wonogiri berwarna putih[2] dan proses pengeringannya melalui dijemur langsung di bawah panas terik matahari selama tiga hari.

Minuman

250px-Balinese_brem_Eagle_brand.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brem Bali merek Eagle

Selain itu, ada juga Brem yang berbentuk cair berasal dari Bali dan Nusa Tenggara, brem asal bali berwarna putih seperti susu[2] sedangkan yang berasal dari Nusa Tenggara berwarna merah.[3]

Rujukan

  1. ↑ Harianto, Sugeng. "Brem, Oleh-oleh Khas Madiun Ini Terbuat dari Apa?". detikjatim. Diakses tanggal 2025-01-17.
  2. 1 2 3 4 5 Kuswanto, Kapti Rahayu (2004). "The Industry of Fermented Food in Indonesia: present status and development". Proceedings of the International Seminar on Developing Agricultural Technology for Value-added Food Production in Asia. Jepang. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-22.
  3. 1 2 Viqi, Ahmad. "Brem, Minuman Beralkohol Tradisional dari Desa Adat Bayan Lombok". detikbali. Diakses tanggal 2025-01-17.

Pranala luar

Media terkait Brem di Wikimedia Commons

Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan