Sabtu, 26 September 2026
21:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Kapurut

Kapurut adalah hidangan tradisional khas suku Mentawai yang terbuat dari sagu dan dibalut dengan daun sagu.[1] Makanan ini merupakan salah satu panganan pokok masyarakat Mentawai dan memiliki cita rasa gurih dengan tekstur yang unik.[2] Kapurut mencerminkan kearifan lokal suku Mentawai dalam mengolah hasil alam secara tradisional.

Asal-usul dan tradisi

Kapurut telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner masyarakat Mentawai. Hidangan ini dikonsumsi sehari-hari dan sering disajikan dalam berbagai upacara adat dan acara penting.[1] Proses pembuatannya diwariskan secara turun-temurun dan tetap mempertahankan cara pengolahan tradisional.[butuh rujukan]

Bahan dan cara pembuatan

Kapurut dibuat dari sagu yang diolah dengan cara merendam dan memerasnya hingga menghasilkan tepung sagu yang siap digunakan.[1] Sagu yang telah siap kemudian dibungkus dengan daun sagu dan dipanggang di atas api hingga matang.[3] Proses memasak ini memberikan aroma khas pada kapurut serta menghasilkan tekstur yang kenyal dan gurih.[butuh rujukan]

Cita rasa dan penyajian

Kapurut memiliki rasa gurih yang berasal dari sagu yang dipanggang.[2] Hidangan ini sering kali disajikan bersama ikan bakar atau lauk lainnya yang banyak ditemukan di Mentawai.[3] Selain itu, kapurut juga dapat dinikmati dengan kelapa parut atau bahan tambahan lainnya untuk menambah cita rasa.[butuh rujukan]

Nilai budaya

Kapurut bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya suku Mentawai.[1] Proses pembuatannya yang menggunakan bahan-bahan alami dan teknik tradisional menunjukkan hubungan erat antara masyarakat Mentawai dengan lingkungan sekitarnya. Di tengah modernisasi, makanan ini tetap dipertahankan sebagai warisan kuliner yang kaya nilai budaya.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 desamuntei (2024-08-07). "Kapurut: Makanan Khas Mentawai dari Sagu yang Dibalut Daun Sagu - Desa Muntei" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-26.
  2. 1 2 "Sensasi Menyantap Kapurut Sagu, Makanan Pokok Masyarakat Mentawai yang Gurih dan Bentuknya Unik". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-26.
  3. 1 2 Roza, Darwyta (2024-09-18). "Sagu Kapurut: Penganan Tradisional dari Mentawai". RRI. Diakses tanggal 2025-03-26.
  4. ↑ Liputan6.com (2024-11-20). "Ragam Hidangan Autentik dari Suku Mentawai". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-03-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan