Rabu, 23 September 2026
16:42 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Emping

Emping

salah satu jenis camilan garing

Emping
250px-Emping_blinjo_Sidoarjo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emping melinjo
SajianMakanan ringan
Tempat asalIndonesia
DaerahLimpung [Kabupaten Batang,Jawa Tengah]
Suhu penyajianSuhu ruang
Bahan utamaBiji melinjo yang digoreng kering
VariasiBiasa, asin, manis, dan bumbu pedas

Emping adalah sejenis camilan atau makanan ringan Indonesia berupa kerupuk yang terbuat dari biji melinjo atau belinjo (Gnetum gnemon). Emping memiliki rasa sedikit pahit.[1] Emping tersedia di pasaran dalam berbagai varian rasa, seperti polos (asli), asin, pedas atau manis, tergantung dari penambahan garam atau karamel gula.[butuh rujukan]

Adapun proses pembuatan emping secara tradisional ada beberapa tahapan. Mulanya biji melinjo di kupas dari kulitnya terlebih dahulu kemudian dimasukkan dalam wajan tanah/besi yang sudah terisi pasir halus,lalu di nyalakan api, tunggu kurang lebih 5 menit(sesuai ukuran/suhu api) lalu pisahkan biji dalam dengan kulit keras melinjo, kemudian ditimpa di atas kayu yang datar dan licin supaya mudah dipindahkan, setelah proses pemindahannya dilakukan, kemudian dijemur di bawah sinar matahari langsung agar cepat mengering.[butuh rujukan]

Produksi

250px-Raw_Emping.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emping mentah

Emping diproduksi dalam industri rumahan, dibuat secara tradisional dengan tangan dalam proses padat karya.[butuh rujukan] Biji melinjo disangrai dengan api sedang tanpa minyak, atau kadang menggunakan pasir sebagai media. Beberapa orang merebus biji melinjo untuk memudahkan proses pengelupasan. Kulit luar yang lembut maupun kulit dalam yang lebih keras dikupas dengan tangan. Satu-persatu biji melinjo dipukul dengan alat mirip palu dari kayu atau ditekan dengan silinder batu untuk menjadikan emping pipih dan bulat, setelah ditumbuk, emping kemudian disusun dalam nampan yang terbuat dari bambu berkelap dan dikeringkan selama seharian.[butuh rujukan]

Setiap keping emping biasanya dibuat dari biji melinjo tunggal, walaupun ada varian yang menggabungkan beberapa biji untuk membuat emping lebih besar yang mirip krupuk. Emping besar ini, sering dicampur dengan jenis pati lainnya, seperti tepung jagung atau pati umbi. Ada dua jenis ketebalan emping yang ada di pasaran, tipis dan tebal. Emping tipis biasanya memiliki varian rasa polos atau asin, sedangkan emping tebal biasanya manis, dilapisi gula karamel atau dibumbui dengan cabe rawit.[butuh rujukan]

Kepingan emping kering dikumpulkan, dikemas, dan dijual di pasaran.[butuh rujukan] Emping mentah yang dibeli dari pasar tradisional, lebih baik dikeringkan dulu untuk mengurangi kelembapannya, kemudian digoreng dengan banyak minyak goreng sampai mengembang, menjadi renyah dan berubah warna kuning keemasan.[butuh rujukan]

Emping diproduksi di banyak wilayah di Indonesia, dari Limpung (Kabupaten Batang), Pidie (Aceh), Sumatera Barat, hingga Sulawesi. Namun, daerah produksi utama berada di Jawa, yaitu di Limpung, Kabupaten Batang (Jawa Tengah), Bantul (Daerah Istimewa Yogyakarta), Magetan (Jawa Timur) dan Desa Karangtawang, Kabupaten Kuningan (Jawa Barat).[2]

Di Sumatera Barat, makanan ini dinamakan sebagai karupuak baguak yang biasa dikonsumsi sebagai camilan, dan juga sebagai pelengkap makan nasi terutama yang disediakan pada rumah makan secara umumnya, dan bahkan di perantauan biasanya juga disediakan karupuak baguak ini di berbagai rumah makan padang yang ada.

Konsumsi

250px-Lontong_Sayur_emping.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emping sebagai topping lontong sayur

Emping mentah yang belum digoreng biasanya tersedia di pasar tradisional, sementara di toko makanan ringan, supermarket, dan restoran kebanyakan sudah dikemas, emping yang siap makan juga tersedia.[butuh rujukan] Kebanyakan emping memiliki varian rasa polos (asli) yang disajikan dengan sedikit garam.[butuh rujukan] Emping telah diekspor ke berbagai negara[3] di antaranya Belanda, Amerika Serikat dan Timur Tengah.[butuh rujukan]

Di Belanda, karena ikatan sejarah dengan Indonesia, kemasan emping mentah juga tersedia untuk digoreng sendiri di rumah.[butuh rujukan] Emping mentah ini dapat ditemukan di toko-toko khusus Indonesia yang diberi nama dengan nama Indonesia seperti "Toko" atau "Warung".[butuh rujukan]

Emping sering disajikan semata-mata sebagai makanan ringan atau pengiring masakan tradisional Indonesia.[butuh rujukan] Emping juga sering ditambahkan sebagai topping untuk soto, nasi uduk, sop buntut, gado-gado, lontong sayur, nasi goreng, nasi kuning, laksa dan bubur ayam.[butuh rujukan]

Lihat pula

Referensi

  1. "Emping Melinjo Manis (Indonesian Sweetened Paddy Oats Crackers)". Indonesia eats. 23 Mei 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-02-24. Diakses tanggal 2 Juli 2012.
  2. "Emping Khas Karangtawang Diminati" (dalam bahasa Indonesian). Kuningan News. 2 Juli 2012. Diakses tanggal 2 Juli 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  3. Primus, ed. (6 November 2009). "Pandeglang Sudah Ekspor Emping Melinjo". Kompas.com. Kompas. Diakses tanggal 24 Februari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Emping.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan