Minggu, 20 September 2026
12:17 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Untuk-untuk

Untuk-untuk

kue khas Banjar yang dibuat dari campuran tepung, telur, santan, mentega, gula, dan ragi

Untuk-untukSajian kue untuk-untuk
Sajian kue untuk-untuk
Tempat asalIndonesiaDaerahKalimantan SelatanHidangan nasional terkaitIndonesiaDibuat olehSuku BanjarSuhu penyajianHangat dan dinginBahan utamaTepung, telur, mentega, ragiBahan yang umum digunakangula, isian (inti)

Untuk-untuk adalah sebuah kue khas Suku Banjar yang berasal dari Kalimantan Selatan, yang umumnya disantap sebagai makanan penutup. Kue ini terbuat dari adonan yang mirip dengan roti, yang terdiri dari campuran tepung terigu, telur, mentega, santan, gula, dan ragi, yang kemudian dibentuk menjadi bentuk lonjong atau bulat. Salah satu ciri khas untuk-untuk adalah variasi isiannya, seperti pisang, kacang hijau, kacang tanah, atau hinti, yang merupakan campuran gula merah dan kelapa parut yang memberikan rasa manis dan gurih.[1]

Dalam proses pembuatannya, untuk-untuk dapat dimasak dengan dua metode, yaitu digoreng hingga berwarna cokelat keemasan dengan tekstur renyah di luar tetapi masih lembut di dalam, atau dikukus. Varian yang dikukus ini dikenal dengan nama sumap, yang memiliki tekstur lebih lembut dan cenderung lebih sehat karena tidak melalui proses penggorengan.[2]

Sejarah

Untuk-untuk sudah lama menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat Banjar. Hidangan ini sering disajikan dalam acara keluarga, hajatan, atau perayaan adat dan keagamaan. Dalam beberapa tradisi, kue ini juga dihidangkan saat acara baayun anak, yaitu ritual ayunan bayi dalam budaya Banjar yang dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan bagi sang anak.[butuh rujukan]

Referensi

  1. "Pepare". Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. 19 Januari 2023. Diakses tanggal 3 Januari 2024.
  2. Times, I. D. N.; Abdaliah, Habibah. "Mirip Odading, ini 5 Fakta Menarik Kue Untuk-untuk Khas Kalimantan". IDN Times Kaltim (dalam bahasa In-Id). Diakses tanggal 2024-01-03.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan