Rabu, 30 September 2026
18:14 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Cincau

Cincau

variasi makanan khas Tiongkok

Bagikan:
Untuk tumbuhan bernama sama, lihat Cincau (tumbuhan).
250px-GrassJellyBlocks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cincau hitam

Cincau[1] (Hanzi:仙草; Pinyin:xiāncǎo; Hanzi:清草; Pe̍h-ōe-jī:chhin-chháu) adalah penganan semacam agar-agar yang dibuat dari daun beberapa jenis tumbuhan. Agar-agar cincau merupakan gel yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan cincau dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.

Kata "cincau" sendiri berasal dari dialek Hokkian (Minnan) chhin-chháu yang lazim dilafalkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Dalam bahasa asalnya, cincau sebenarnya merujuk pada tumbuhan Platostoma palustre (sering dirujuk sebagai tumbuhan cincau hitam) yang daunnya sering digunakan sebagai bahan pembuat penganan cincau secara umum. Di Indonesia, tanaman "cincau" merujuk pada tumbuhan Cyclea barbata (sering juga disebut "cincau hijau" sebagai pembeda dengan cincau hitam) yang juga digunakan sebagai obat-obatan herbal di Jawa.

Di Indonesia, cincau biasanya disajikan dengan air gula aren atau minuman manis serupa, misalnya dalam minuman es cincau atau es campur.

Proses pembuatan

Proses pembuatan diawali dengan perendaman, yang biasanya dilakukan setelah daun diremas-remas atau dihancurkan. Ada juga yang menyertakan perebusan terlebih dahulu. Pemberian soda kue dapat dilakukan sebagai pengawet. Warna cincau bervariasi, berkisar dari hijau hingga hijau pekat, bahkan hitam, tetapi disertai dengan kesan tembus pandang (transparan). Konsistensinya juga berbeda-beda. Warna dan konsistensi cincau berbeda-beda karena tumbuhan yang dipakai berbeda-beda.

Tumbuhan penghasil cincau

250px-Grass_jelly_es_cincau_hijau.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Es cincau hijau

Tumbuhan penghasil cincau bermacam-macam.

  • Tumbuhan dari genus Platostoma, terutama P. palustre (cincau hitam, juga dikenal dengan nama lokal janggelan) yang banyak diproduksi di Tiongkok bagian selatan serta Indochina.
  • Tumbuhan Cyclea barbata (cincau hijau) atau Premna trichistoma (cincau perdu), yang menghasilkan cincau berwarna hijau dan agak lebih padat konsistensinya.[2]
  • Tanaman Tiliacora triandra juga menghasilkan cincau. ini populer di Bali dan Lombok, di mana tanaman ini dan cincau yang dihasilkannya dikenal dengan nama Daluman.

"Buah" (secara botani bukan buah, tetapi syconia) Ficus pumila (fikus rambat) di Tiongkok juga digunakan sebagai bahan jenis cincau lain yang disebut "pai-liang-fen"[3] dan diperdagangkan sebagai grass jelly (sama seperti cincau) atau ai-yu jelly.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata cincau pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-11-17.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-10-13. Diakses tanggal 2006-10-13.
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-02-19. Diakses tanggal 2006-10-13.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan