Selasa, 20 Oktober 2026
07:35 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Rengginang

Rengginang

salah satu jenis camilan garing

Bagikan:
Rengginang
250px-Rengginang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rangginang
SajianKudapan
Tempat asalIndonesia
DaerahPulau Jawa
Dibuat olehIndonesia
Suhu penyajianSuhu ruangan
Bahan utamaberas ketan yang dimasak dikeringkan dengan cara dijemur lalu digoreng dalam minyak

Rengginang adalah sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari beras ketan yang dibentuk bulat dan dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari, lalu digoreng panas dalam minyak goreng.[1]

Rengginang agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran ketannya masih tampak. Penganan ini terdokumentasi dalam (Serat Centhini VI: 358:17) yang diterbitkan pada abad ke-18M.[2][3]

Etimologi

Kata Rengginang (dari bahasa Jawa:ꦉꦁꦒꦶꦤꦁ, translit. Rêngginang)[4]

Varian

Di Sumatera Barat, penganan serupa rengginang dikenal sebagai batiah, yang terutama menjadi ciri khas Payakumbuh.[5]

Rengginang juga ada yang menggunakan beras ketan hitam. Rengginang harus menggunakan beras ketan bukan beras biasa, jika menggunakan nasi sisa yang dikeringkan, maka biasa disebut rangining.

Di Jawa Tengah, dikenal intip goreng, yakni kerak nasi (Jw.: intip) sisa menanak yang melekat pada dandang lalu dikeringkan dan digoreng. Perbedaan antara intip goreng dan rengginang hanyalah pada ukurannya. Intip berukuran lebih besar daripada rangginang karena dicetak dari dasar dandang atau periuk penanak nasi.[6]

Di beberapa wilayah di Jawa Barat, dikenal pula penganan mirip rengginang, tetapi dengan bahan dasar singkong atau gaplek, yang disebut renggining.

Di Jawa Timur, selain rengginang terasi, varian yang cukup dikenal adalah rengginang lorjuk, di mana terdapat lorjuk di tengah rengginang. Lorjuk adalah jenis kerang yang bentuknya memanjang sekitar dua hingga tiga inch dan menyerupai pisau sehingga varian ini di beberapa negara lain disebut dengan "jackknife". Tidak semua pantai memiliki lorjuk, akan tetapi di Pamekasan, Madura, jenis kerang ini mudah ditemui karena jenis pantainya yang datar dan landai

Bumbu

Rengginang pada umumnya dibuat dengan ditambahkan bumbu penyedap atau pemanis yang asin, biasanya diberi bumbu terasi ada juga yang menggunakan kencur, sedangkan yang manis dibumbui dengan gula kawung atau gula merah,

Rengginang dapat digoreng tanpa diberi bumbu maupun rasa, asin atau manis. Ada jenis rengginang yang diberi rasa dengan udang, terasi, atau kerang lorjuk (kerang bambu).

Referensi

  1. ↑ Pepy Nasution (Februari 22, 2011). "Rengginang (Indonesian Glutinous Rice Crispy)". Indonesiaeats.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-06-27. Diakses tanggal 10 Juni 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Javanese Food Traditions and Habits in the Colonial Period". academia.edu.
  3. ↑ Ricklefs, M. C.,. ""Centhini, Serat", in: Encyclopaedia of Islam". referenceworks.brillonline.com. Encyclopedia of Islam. Diakses tanggal 29 Januari 2024.{{cite web}}: no-break space karakter dalam |title= pada posisi 23Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  4. ↑ (1) rêngginang : KN. naam v. e. lekkernij Wk. Sumber: Javaansch-Nederlandsch Handwoordenboek, Gericke en Roorda, 1901, #918. (2) rêngginang (r|GginaG) : kn: ar. panganan sing digawe kêtan. Sumber: Bausastra Jawa, Poerwadarminta, 1939, #75. (3) ginang-ginang [Ind] : rêngginang. Sumber: Bausastra Indonesia-Jawi, Purwadarminta, c. 1939, #1979. (4) rêngginang : a fried sweet cookie of glutinous rice. Sumber: Javanese-English Dictionary, Horne, 1974, #1968.
  5. ↑ Schefold, Reimar; Nas, P.; Domenig, Gaudenz (2003). Indonesian Houses: Tradition and transformation in vernacular architecture (dalam bahasa Inggris). KITLV Press. ISBN 978-90-6718-205-8.
  6. ↑ "Intip – Panganan Khas Wonogiri. Dulu sisa makanan, kini camilan gurih bernilai ekonomi tinggi". Infowonogiri.com. Friday, 1 July 2011. Diakses tanggal 10 June 2012.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=[pranala nonaktif permanen]

Lihat pula

Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan