Sabtu, 17 Oktober 2026
04:06 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Ayam Taliwang

Ayam Taliwang

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Ayam Taliwang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Ayam Taliwang
250px-Ayam_bakar_khas_Taliwang_2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sepiring ayam Taliwang yang siap disantap dengan nasi panas.
Tempat asalTaliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
Suhu penyajianDibakar
Bahan utamaDaging ayam kampung

Ayam Taliwang adalah makanan khas yang berasal dari Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Makanan ini berbahan dasar daging ayam. Daging ayam yang disajikan berasal dari ayam kampung muda yang dibakar atau digoreng kemudian dibumbui dengan semacam saus yang bahannya antara lain cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam. Makanan ini biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok yang lain, misalnya plecing kangkung.

Nama Taliwang ini berasal dari nama sebuah kerajaan yang terdapat di Pulau Sumbawa. Kehadiran masakan ini berawal dari sebuah perang yang terjadi sekitar tahun 1630 Masehi di antara dua kerajaan yaitu kerajaan Selaparang sebuah kerajaan Islam yang berada di Lombok dan kerajaan Karangasem yang berada di Bali[1]

Taliwang juga merupakan nama daerah di Nusa Tenggara Barat, yaitu Kampung Karang Taliwang, Kelurahan Cakra Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Saat ini Ayam Bakar Taliwang semakin populer di seluruh penjuru Indonesia karena cita rasa pedas dan gurihnya yang menggoyang lidah. Ditambah lagi banyak berdiri rumah makan yang menyajikan menu Ayam Bakar Taliwang di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta, tidak hanya di kota asalnya saja, Nusa Tenggara Barat (NTB). Adapun rumah makan Ayam Bakar Taliwang di Jakarta dan sekitarnya meliputi Rumah Makan Taliwang Bersaudara, Taliwang Bali, Ayam Bakar Taliwang Remaja, Ayam Bakar Taliwang Bang Tangu, Ayam Taliwang Lima Rasa, Ayam Bakar Taliwang Rinjani, serta beberapa rumah makan Taliwang di wilayah Tangerang Selatan dan Bintaro seperti Ayam Taliwang Beracan Bintaro, Ayam Bakar Taliwang Rinjani Bintaro, Ayam Taliwang Datu Sasak, Ayam Taliwang Sarinah Bintaro, Ayam Bakar Taliwang Barokah, Ayam Taliwang 79, dan lainnya.[2]

Ayam Taliwang biasanya dibagikan saat Maulid Nabi untuk mempererat silahturahmi antartertangga. Pada tradisi Marangkat pada suku Sasak, masakan ini dibawa saat pengantin perempuan ke rumah pengantin laki-laki.[butuh rujukan]

Penetapan sebagai Warisan Budaya

Pada tahun 2015 Pemerintah Indonesia telah menetapkan nama karya budaya "Ayam Taliwang" sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dalam domain Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. Penetapan tersebut dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia No SK: 186/M/2015, dengan kode referensi AA000636.[3]

Referensi

  1. ↑ "Sejarah Ayam Taliwang, Kuliner Khas Lombok dan Perkembangann". Tribrata News (dalam bahasa American English). 2023-08-08. Diakses tanggal 2026-02-05.
  2. ↑ Kusuma, Zheerlin Larantika Djati. "Asal-usul dan Resep Ayam Taliwang, Kuliner Pedas Gurih Khas Lombok". detikbali. Diakses tanggal 2025-05-30.
  3. ↑ "Ayam Taliwang". Budaya Kita. Diakses tanggal 22 Februari 2026.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan