Minggu, 20 September 2026
21:21 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Bingka

Bingka

Kue tradisional Indonesia khas Kalimantan Timur

250px-Bingka.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bingka yang umum dijual di Kalimantan Selatan berbentuk bunga 6 kelopak

Bingka adalah kue yang menjadi ciri khas Suku Banjar, Kalimantan Selatan. Bingka memiliki cita rasa yang manis, legit dan lembut.[1] Bingka merupakan salah satu kue yang digunakan dalam tradisi suku Banjar untuk menyajikan 41 jenis kue untuk acara-acara istimewa seperti pernikahan ataupun selamatan. Meskipun dapat ditemukan sepanjang tahun, bingka menjadi primadona pada bulan Ramadan karena dianggap cocok menjadi hidangan untuk berbuka puasa.[1][2]

Bingka dibuat dari bahan-bahan sebagai berikut: tepung terigu, telur, santan, gula pasir, dan garam. Sebagai kelaziman, bingka dipanggang dengan cetakan berbentuk bunga. Ada bermacam-macam perisa bingka seperti bingka tapai ketan, bingka kentang, bingka labu, bingka pandan, bingka kelapa dan lain sebagainya. Selain itu, ada jenis bingka lain yang menjadi favorit orang Banjar dalam bulan puasa, yaitu "bingka barandam" yang sebenarnya agak berbeda cara pembuatannya.[3][4] Satu loyang bingka biasanya sudah cukup mengenyangkan dan dapat dinikmati sampai dengan enam orang.[2]

Selain menjadi kue khas Suku Banjar, bingka juga terkenal di provinsi-provinsi tetangga seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, dan mempunyai kemiripan dengan kue bingka yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Bingka Banjar tidak hanya dikenal di dalam negeri tetapi juga di mancanegara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.[2] Di Filipina selatan, sejenis kue ini disebut bibingka.

Variasi

250px-Bingka_Tapai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bingka Tapai

Bingka Tapai Ketan

Bingka tapai adalah salah satu modifikasi rasa dari bingka[5] yang menggunakan tambahan tapai ketan. Tapai ketan yang digunakan adalah tape ketan yang berwarna hijau sehingga menghasilkan bingka yang berwarna hijau juga.[6] Bingka tapai bisa dimasak dengan cara dikukus atau dibakar. Bingka tape yang dipanggang akan menghasilkan warna bingka cokelat berkilau.

Bingka Gula Merah

250px-Bikang_Gula_Habang_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bingka gula merah

Bingka gula merah adalah salah satu modifikasi bingka yang menggunakan bahan gula merah. Camilan ini berbahan dasar gula merah dan santan. Biasanya dibuat ketika ada acara arisan atau acara khusus lainnya. Bingka gula merah dibuat dengan cara dipanggang sehingga menghasilkan warna kecoklatan.[7]

Bingka Kentang

250px-Bingka_kentang_di_Pasar_Amuntai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bingka Kentang

Bingka kentang adalah salah satu jenis kue basah yang dibuat dari campuran tepung terigu, tepung beras, gula, dan kentang. Kue ini umumnya dicetak dengan bentuk menyerupai bunga, kemudian dipanggang hingga berwarna kuning kecoklatan. Jika dipanggang lebih lama, bagian permukaannya bisa menjadi lebih gelap atau sedikit gosong.[8]

Bingka Kelapa Muda

Bingka Telur

Bingka Berendam

Bingka berendam adalah kue tradisional yang terbuat dari tepung terigu dan direndam dalam kuah gula merah. Bentuk mininya membuat sajian ini lebih praktis untuk disajikan. Kue bingka biasanya dipotong kecil-kecil untuk memudahkan penyantapan. Bingka berendam sering kali dihidangkan dengan kuah gula merah yang disiram sesaat sebelum disajikan agar tetap segar. Untuk varian klasik seperti bingka kukus dan bingka gula merah, penyajian sederhana dengan daun pisang sebagai alas memberikan sentuhan tradisional yang khas. Kue bingka memiliki makna budaya yang mendalam bagi masyarakat Banjar. Kue ini biasanya disajikan dalam berbagai acara adat dan keagamaan, seperti pernikahan, sebagai hidangan untuk menjamu tamu. Syukuran, bingka menjadi simbol rasa syukur dan berkah. Ramadan, diijadikan takjil untuk berbuka puasa. Hajatan, sebagai bagian dari hantaran atau suguhan kepada keluarga.[9]

Bingka Brahim

Referensi

  1. 1 2 "Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 2021-10-19. Diakses tanggal 2022-04-26.
  2. 1 2 3 "Berkenalan dengan Bingka, Wadai khas Banjar yang Manis dan Legit - Sonora.id". www.sonora.id. Diakses tanggal 2022-04-26.
  3. Times, I. D. N.; Thobias, Max. "Resep Bingka Kentang Khas Banjar yang Rasanya Manis dan Gurih Banget!". IDN Times. Diakses tanggal 2022-04-26.
  4. "Berbagai Jenis Bingka Khas Banjar yang Memiliki Rasa Unik dan Memanjakan Lidah". Banjarmasinpost.co.id. Diakses tanggal 2022-04-26.
  5. "Bingka, Si Lembut Legit Khas Banjarmasin". detikfood. Diakses tanggal 2023-11-16.
  6. Seman, Syamsiar (2009). Wadai Banjar 41 Macam. Banjarmasin: Lembaga Pendidikan Banua. hlm. 51. ISBN 978-602-96540-6-0.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: checksumPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. Times, I. D. N.; Nisa, Fina Wahibatun. "Resep Bingka Gula Merah, Camilan Manis yang Bikin Mood Naik Seharian". IDN Times (dalam bahasa In-Id). Diakses tanggal 2023-11-24.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. benuanta03 (2023-04-11). "Bingka Kentang, Kue Bangsawan Jadi Buruan Bulan Puasa – Benuanta". benuanta.co.id. Diakses tanggal 2025-03-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  9. Yadjib, Suardi. "Aneka Kue Bingka dan Bingka Barandam: Resep Lezat dari Khas Banjarmasin". Butol Post. Diakses tanggal 2025-03-09.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan