
Ampiang dadiah merupakan salah satu makanan khas dari Sumatera Barat. Ampiang dadiah terdiri dari campuran ampiang dan dadih. Ampiang terbuat dari beras ketan dan ditumbuk, sedangkan dadihnya adalah susu kerbau yang difermentasi.[1]
Proses pembuatan dadih yang pertama, susu kerbau segar dimasukkan ke dalam bambu yang telah dipotong-potong dan ditutup dengan daun pisang. Setelah itu dadih dibiarkan kurang lebih 2 hari 2 malam. Susu kerbau akan berubah seperti agar-agar.[2][3]
Referensi
- ↑ Liputan6.com (2017-04-17). "Ampiang Dadiah, Makanan Khas Minang yang Rasanya Jempolan". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-02-15.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) - ↑ Gardjito, Murdijati, dkk (2019). Kuliner Minangkabau. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 140. ISBN 978-602-06-3238-4.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - ↑ Yana Gabriella Wijaya. "Mengenal Ampiang Dadiah, Makanan Minang yang Dicari Gordon Ramsay". Kompas. Diakses tanggal 3 Disember 2020.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|access-date=
Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |