Rabu, 07 Oktober 2026
14:47 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Makanan manis

Makanan manis

Bagikan:
250px-Krokan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Krokan merupakan salah satu contoh penganan manis tradisional asal Swedia.

Makanan manis atau kembang gula (Confectionery) adalah sebuah seni[1][2] dalam membuat manisan atau berbagai jenis makanan bergula.[1][2] Penganan manis umumnya kaya akan gula dan karbohidrat, meskipun batas pengertiannya sulit ditetapkan secara tegas.[3] Secara umum, penganan manis dibagi ke dalam dua kategori besar yang saling beririsan: penganan roti dan tepung serta penganan gula.[4]

Penganan roti dan tepung (baker’s confectionery), juga disebut penganan tepung, terutama mencakup kue manis, pastri, dan berbagai produk panggang sejenis. Jenis penganan ini tidak termasuk roti sehari-hari, sehingga menjadi cabang khusus dari hasil produksi seorang baker.

Sementara itu, penganan gula (dikenal sebagai candy making di Amerika Serikat) mencakup berbagai permen (disebut juga sweets, singkatan dari sweetmeats[5] di banyak negara berbahasa Inggris), kacang berlapis gula, cokelat, permen karet kunyah maupun gelembung, pastillage, serta berbagai penganan lain yang bahan utamanya adalah gula. Dalam beberapa kasus, penganan cokelat, yakni manisan berbahan dasar cokelat—dianggap sebagai kategori tersendiri, demikian pula versi bebas gula dari penganan gula.[6][7] Istilah candy (di Kanada dan Amerika Serikat), sweets (di Britania Raya, Irlandia, dan sejumlah negara lainnya), serta lollies (di Australia dan Selandia Baru) merupakan sebutan populer bagi berbagai jenis penganan gula.

Profesi seorang pembuat penganan manis atau konfeksioner mencakup keahlian yang dijalankan oleh dua profesi dalam tradisi Prancis: pâtissier (ahli kue dan pastri) serta confiseur (ahli olahan gula).[5] Dunia industri penganan manis juga meliputi lembaga pendidikan kejuruan khusus dan meninggalkan catatan sejarah yang sangat kaya.[8] Tradisi pembuatan penganan manis telah dikenal sejak zaman kuno, terus dinikmati sepanjang Abad Pertengahan, hingga berkembang menjadi ragam modern seperti yang dikenal pada masa kini.

Referensi

  1. 1 2 "Confectionery". Merriam-Webster Dictionary. Diakses tanggal 2 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Oxford English Dictionary". Oxford University Press. 2023. Diakses tanggal 27 Mei 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Davidson, Alan (2014). The Oxford Companion to Food. Oxford University Press. hlm. 213. ISBN 9780199677337.
  4. ↑ International Food Information Service, ed. (2009). Dictionary of Food Science and Technology (Edisi 2nd). Chichester, U.K.: Wiley–Blackwell. hlm. 106. ISBN 9781405187404.
  5. 1 2 Goldstein, Darra (2015). The Oxford Companion to Sugar and Sweets (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 171. ISBN 978-0-19-931339-6.
  6. ↑ Edwards, W.P. (2000). The Science of Sugar Confectionery. Cambridge: Royal Society of Chemistry. hlm. 1. ISBN 9780854045938.
  7. ↑ Mark, J.; Strange, R.; Burns, J. (2020-11-25). Food Industries (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 461–464. ISBN 978-1-000-10997-9.
  8. ↑ Day, Ivan. "The Art of Confectionery" (PDF). historicfood.com. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-11-18.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan