Minggu, 18 Oktober 2026
18:29 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Jajanan jalanan

Jajanan jalanan

makanan atau minuman yang dijual di pinggir jalan

Bagikan:
250px-Kakilima_street_vendors_in_Jakarta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pedagang kaki lima di tepi jalan Jakarta.

Jajanan jalanan, makanan jalanan, jajanan kaki lima, jajanan pinggir jalan, makanan kaki lima, atau makanan pinggir jalan (bahasa Inggris:street food) adalah makanan atau minuman siap santap yang dijual oleh pedagang kaki lima, pedagang asongan, warung, atau kedai di tempat umum, misalnya di tepi jalan umum, pasar, pasar malam, atau pekan raya. Jajanan jalanan biasanya dijajakan di gerai makanan,[1] gerobak makanan, atau truk makanan dan dimaksudkan sebagai makanan segera dikonsumsi. Beberapa makanan jalanan bersifat lokal, beberapa jenis makanan lebih populer dan melampaui batas wilayah tradisional mereka. Beberapa jajanan jalanan diklasifikasikan sebagai camilan dan makanan cepat saji, dan rata-rata lebih murah daripada harga makanan di rumah makan. Menurut penelitian yang digelar pada 2007 study dari Food and Agriculture Organization, 2,5 miliar orang mengkonsumsi jajanan jalanan setiap hari.[2]

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Artemis P. Simopoulos, Ramesh Venkataramana Bhat. Street Foods. Karger Publishers, 2000. hlm. vii. Diakses tanggal 18 April 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Spotlight: School Children, Street Food and Micronutrient Deficiencies in Tanzania". Rome, Italy: Food and Agriculture Organization of the United Nations. Februari 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-09. Diakses tanggal 2008-02-20.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Street food.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan