Rabu, 30 September 2026
22:02 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Energi makanan

Bagikan:

Energi makanan atau tenaga pangan adalah energi kimia yang diperoleh hewan (termasuk manusia) dari makanan dan molekul oksigen[1] melalui proses respirasi seluler. Respirasi sel melibatkan baik proses bergabungnya oksigen dari udara dengan molekul makanan (respirasi aerob) atau proses reorganisasi atom dalam molekul (respirasi anaerob).

Manusia dan hewan lain membutuhkan asupan energi makanan minimum untuk mempertahankan metabolisme mereka dan untuk menggerakkan otot-otot mereka. Makanan terutama terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, air, vitamin, dan mineral. Karbohidrat, lemak, protein, dan air mewakili hampir semua berat makanan, dengan vitamin dan mineral hanya merupakan persentase kecil dari beratnya. (Karbohidrat, lemak, dan protein terdiri dari sembilan puluh persen dari berat kering makanan.[2]) Organisme memperoleh energi makanan dari karbohidrat, lemak dan protein serta dari asam organik, poliol, dan etanol yang ada dalam makanan. Beberapa komponen diet yang menyediakan sedikit atau tanpa energi makanan, seperti air, mineral, vitamin, kolesterol, dan serat, mungkin masih diperlukan untuk kesehatan dan kelangsungan hidup karena alasan lain. Air, mineral, vitamin, dan kolesterol tidak dipecah (mereka digunakan oleh tubuh dalam bentuk penyerapannya) sehingga tidak dapat digunakan untuk energi. Serat, sejenis karbohidrat, tidak dapat sepenuhnya dicerna oleh tubuh manusia. Hewan ruminansia dapat mengekstrak energi makanan dari respirasi selulosa karena adanya bakteri dalam rumennya.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan