Jumat, 06 November 2026
00:26 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Cenil

Cenil

makanan khas Jawa Timur

Bagikan:
Infotaula de menjarCenil
250px-Cenil.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penganan tradisional khas Jawa
Asal
Nama lain nomsCêtil
WilayahJawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta
Negara asalIndonesia
PembuatKabupaten Pacitan
Keahlian memasakmasakan Indonesia, makanan tradisional dan makanan manis Suntingan nilai di Wikidata
Rincian
Jenisjenis makanan atau masakan, makanan manusia dan hidangan Suntingan nilai di Wikidata
Metode penyajiandirebus hingga mendidih Suntingan nilai di Wikidata
Bahan utamaTepung kanji

Cenil (cênil) atau cetil (cêtil) adalah penganan yang dibuat dari adonan tepung kanji dan gula pasir, diberi pewarna, dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil, dimakan dengan kelapa parut. Cenil kerap disajikan bersama dengan gula merah cair sebagai saus cocolannya.

Cenil atau cetil merupakan penganan tradisional khas Jawa yang populer di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Penganan ini berasal dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.[1] Cenil biasanya dijual bersama dengan klepon, kicak, getuk, ciwel, cantel, pertolo, dan tepo.

Sejarah

Cenil atau cetil adalah penganan tradisional khas Jawa yang sudah ada sejak tahun 1814 M. Seperti yang terdapat dalam Serat Centini.[2][3] Namun, diperkirakan pula sudah ada sejak zaman Mataram Kuno abad ke-8 M.[4][5]

Pada tahun 1990-an, cenil hanya dijual di pasar tradisional yang buka hanya pada hari pasaran saja. Cenil juga menjadi ikon suatu pasar di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Bahan atau Penyajian

  • Aci (yang terbuat dari sari pati singkong/kanji dan tepung beras yang sudah dibentuk, diwarnai dan sudah dikukus)
  • Parutan kelapa
  • Gula pasir
  • Gula merah cair
  • Garam

Referensi

  1. ↑ "Kue Cenil: Kuliner Khas Jawa yang Menjadi Ikon, Penopang Krisis Pangan Zaman Dulu". food.indozone.id. Indozone Media Indonesia. Diakses tanggal 29 Januari 2024.
  2. ↑ "Revitalisasi dan Reaktualisasi Makanan Tradisional Jawa Dalam Serat Centhini" (PDF). staffnew.uny.ac.id. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses tanggal 29 Januari 2024.
  3. ↑ Ricklefs, M. C.,. ""Centhini, Serat", in: Encyclopaedia of Islam". referenceworks.brillonline.com. Encyclopedia of Islam. Diakses tanggal 29 Januari 2024.{{cite web}}: no-break space karakter dalam |title= pada posisi 23Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  4. ↑ "Asal Usul Cenil dan Tiwul, Jajan Pasar khas Jawa". travel.kompas.com. Kompas Cyber Media. Diakses tanggal 29 Januari 2024.
  5. ↑ "Asal-usul Kue Cenil, Jajanan Pasar Warna-warni Ini Punya Makna Persaudaraan yang Kuat". hipwee.com. Hipwee. Diakses tanggal 29 Januari 2024.
60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan