Rabu, 23 September 2026
02:02 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Sfenj

Sfenj

250px-Sfenj_in_Marrakesh_Morocco.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sfenj (dari bahasa Arab:سفنج, translit. Safanj, berarti "spons") adalah sejenis donat khas Maghreb yang memiliki tekstur ringan dan berpori, dibuat dari adonan yang digoreng hingga berwarna keemasan. Hidangan ini biasanya disajikan polos, ditaburi gula, atau dicelupkan ke dalam madu. Sfenj merupakan makanan yang populer di seluruh kawasan Maghreb dan secara tradisional dijual pada pagi hari untuk sarapan atau pada sore hari sebagai teman minum teh—terutama teh mint Maghreb—atau kopi.[1] Istilah "sfenj" digunakan di Aljazair dan beberapa wilayah Maghreb lainnya, sementara di Tunisia hidangan serupa dikenal dengan nama bambalouni,[2] dan di Libya disebut sfenz.[3] Di Maroko, istilah "sfenj" juga digunakan dan sering dijuluki sebagai "donat Maroko" dalam berbagai literatur.[4][5][6] Di Aljazair, makanan ini juga dikenal dengan sebutan khfaf atau ftayr,[7][8][9] dan kadang disebut pula sebagai "donat Aljazair".[10][11]

Variasi

Selain sfenj biasa, terdapat dua jenis sfenj khusus, tidak termasuk berbagai topping seperti madu, sirup, dan gula yang sering digunakan.[12] Varian pertama adalah sfenj matifiyya (Arab: السفنج المطفية), yaitu sfenj yang dipipihkan terlebih dahulu kemudian digoreng untuk kedua kalinya. Varian kedua adalah sfenj matifiyya bil-baydh (Arab: السفنجة المطفية بالبيض), yakni sfenj matifiyya yang ditambahkan telur sebelum digoreng ulang.

Libya

Di Libya, sfenj biasanya disantap dengan taburan gula atau direndam dalam madu maupun madu kurma. Hidangan ini dapat dinikmati sebagai sarapan pada hari Jumat atau sebagai teman minum teh di sore hari.[13] Meskipun dikonsumsi sepanjang tahun,[14] sfenj menjadi sangat populer pada musim dingin serta selama bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri.[15] Versi Libya ini merupakan variasi dari sfenj donat yang tersebar luas di berbagai negara Maghreb lainnya.[3]

Selain disajikan secara biasa, sfenj juga dapat dibuat dengan telur goreng di bagian tengahnya.[15] Telur tersebut bisa dimasak setengah matang atau matang penuh, dan sering kali diberi tambahan keju di atasnya.[3][14]

Israel

Sfenj (bahasa Ibrani:סְפינְג', translit. Sfinj) masuk ke dalam budaya Israel sebelum tahun 1948, dibawa oleh komunitas Yahudi Maghreb yang berimigrasi ke Tanah Israel. Hidangan ini dengan cepat menjadi populer pada perayaan Hanukkah karena cara pembuatannya yang mudah dan bahan-bahannya yang sederhana, menjadikannya salah satu makanan goreng khas yang umum disajikan selama hari raya tersebut.[16]

Referensi

  1. "Sfenj" سفنج. طبخ.org (dalam bahasa Arab). tabkh maghribi. 2012. Diakses tanggal 31 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Recette de Bambalouni - Sfenj". Chahia Tayba (dalam bahasa Prancis). 2011. Diakses tanggal 1 Juni 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Hamza, Umm (9 April 2015). "SFINZ / SFENJ". Halal Home Cooking. Diakses tanggal 7 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Ahmed Chouari (27 Juli 2021). "Memories of Jewish-Muslim Co-existence in the new Mellaḥ of Meknes and Jewish Heritage Conservation in Post-Colonial Morocco". Dalam Joseph Chetrit; Jane S. Gerber; Drora Arussy (ed.). Jews and Muslims in Morocco, Their Intersecting Worlds. Lexington Books. hlm. 382. ISBN 9781793624932.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Gordon Rock (30 April 2020). A King's Feast: 40 Aromatic and Exotic Moroccan Recipes - The Best Cookbook to Celebrate Moroccan Independence Day.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Copeland Marks (1994). The Great Book of Couscous: Classic Cuisines of Morocco, Algeria, and Tunisia. the University of Virginia. hlm. 62-63. ISBN 9781556114205.
  7. Bouksani, Louisa (1989). Gastronomie Algérienne. Alger, Ed. Jefal. p. 184.
  8. Nas E. Boutammina (2022). Le numide, langue populaire de la Berbérie. BoD - Books on Demand. hlm. 77. ISBN 978-2-322-41710-0.
  9. Scheherazade, Jawahir (24 November 2014). "Sfenj à la farine". Joyaux Sherazade (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 1 Juni 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. "Sfenj – Algerian doughnuts". Miam Miam & Yum. 3 Jun 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Mei 2022. Diakses tanggal 8 Apr 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Stephanou, Marina (17 Feb 2021). "Sfenj (Doughnut): the Sweet Sensation of Algeria's Cross-Cultural Cuisine". pan-African. Diakses tanggal 8 Apr 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. الرحالي, خديجة (7 Oktober 2011). "السفناج" مهنة عريقة في المغرب العربي في طريقها للاندثار. Asharq Al-Awsat (dalam bahasa Arab). No. 12001. Diakses tanggal 31 Mei 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. Libyan Dougnut: Sfinz (سفنز (معجنات مقلية. Libyan food. 17 Desember 2010. Diakses tanggal 7 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. 1 2 Alharathy, Safa (26 Agustus 2017). "Libyan Cuisine: Sfinz". Libyan Observer. Diakses tanggal 7 Agustus 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 السفنز على الطريقة الليبية. بوابة الوسط الليبي (dalam bahasa Arab). 24 Oktober 2014. Diakses tanggal 7 Agustus 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. Kaufman, Jared (21 Februari 2018). "Never Underestimate The Doughnut Lobby". Roads & Kingdoms. Diakses tanggal 31 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan