Selasa, 22 September 2026
06:52 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Alu chat

Alu chat

Alu chat
250px-Aloo_Chaat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Semangkuk alu chat
Jenismakanan ringan
Tempat asalAnak benua India
DaerahIndia Utara, Bengal Barat, Sylhet
Hidangan nasional terkaitIndia, Bangladesh, Pakistan
Bahan utamaKentang, minyak, rempah-rempah, catni

Alu chat (juga dieja sebagai alu chaat, aloo chat, atau aloo chaat) adalah makanan jalanan yang berasal dari anak benua India, makanan ini populer di India Utara, Benggala Barat di India Timur, Pakistan, dan juga di beberapa bagian Divisi Sylhet di Bangladesh. Makanan ini dibuat dengan menggoreng kentang dalam minyak dan menambahkan rempah-rempah dan catni. Makanan ini juga dapat dibuat dengan kentang rebus yang belum digoreng dan juga menambahkan buah-buahan bersama rempah-rempah, air jeruk nipis, dan catni.

Alu chat terutama merupakan makanan jalanan. Makanan ini dapat disajikan sebagai camilan, lauk, atau makanan ringan.[1] Terbuat dari kentang potong dadu yang direbus dan digoreng, disajikan dengan chat masala. Ini adalah hidangan serbaguna yang memiliki banyak variasi regional.[2] Kata alu berarti kentang dalam bahasa Hindi dan kata chat berasal dari kata Hindi chatna, yang berarti mencicipi. Jadi, alu chat berarti camilan kentang gurih.

Referensi

  1. India. Sydney: Murdoch Books. 2010. hlm. 23. ISBN 978-1741964387.
  2. Dalal, Tarla (2007). Punjabi khana. Mumbai: Sanjay. hlm. 107. ISBN 978-8189491543.
Makanan
A food truck
Berdasarkan lokasi
Jasa boga bergerak
Daftar
Hidangan berbahan baku kentang
Panggang
Rebus
Goreng
Kentang goreng
Gorengan lainnya
Goreng pan atau wajan
Lainnya atau campuran
Tumbuk
Salad
Sup
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan