Minggu, 01 November 2026
06:40 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tule'

Tule'

Bagikan:
Minuman Tule'
Tule_Minuman_khas_dari_Kulawi
Minuman Tule' didalam botol
JenisMinuman Beralkohol
Tempat asalIndonesia
DaerahKulawi, Sulawesi Tengah
Bahan utamaSari Pohon Enau dan akar Bayur Sulawesi
Hidangan serupaSaguer, Tuak, Sopi, Ciu, Arak
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Tule' (dalam bahasa Kulawi) adalah minuman khas dari suku Kulawi yang sangat identik dengan minuman saguer dari Minahasa. Tule' dibuat dari fermentasi air sari pohon Enau (Arenga pinata) yang dipanen dengan cara ditipar. Dalam proses pembuatanya, Tule' umumnya dibuat dengan menambahkan akar pohon Bayur Sulawesi (Pterospermum celebicum).[1]

Proses Pembuatan

Proses panen sari enau dimulai dengan terlebih dahulu memilih pohon target yang akan ditipar. Tipar merupakan sebutan masyarakat kulawi untuk proses pemanenan sari pohon enau (Arenga pinata). Pohon yang akan dipipar umumnya berusia 10 tahun. Dimana pada usia tersebut pohon enau sudah memiliki banyak tangkai buah yang siap dipanen. Setelah menentukan target pohon yang akan ditipar, selanjutnya tangkai yang cukup muda akan dipukul dan diguncang agar sari enau melimpah. Selanjutnya tangkai tersebut akan diiris dengan menggunakan pisau atau parang tajam. Jika air sari mulai menetes deras maka selanjutnya sari tersebut akan ditampung dengan menggunakan jerigen.[1]

Karakteristik Unik

250px-Proses_tipar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
proses panen Tule'

Secara umum, tule' memiliki karakteristik yang menyerupai saguer, mulai dari bahan baku sampai proses pengambilan dan fermentasinya. Namun yang membedakan adalah ketika proses tipar berlangsung, masyarakat Kulawi biasanya menambahkan akar pohon bayur sulawesi (Pterospermum celebicum). Akar pohon bayur sulawesi yang dalam bahasa kulawi disebut Ntorode membuat minuman yang dihasilkan memiliki karakter yang berbeda. Perbedaan yang paling mencolok adalah warna minuman yang berubah menjadi merah jambu. Hal ini karena akar pohon yang semula berwarna merah terang terekstraksi dan terfermentasi bersamaan sari nira sehingga menghasilkan warna merah jambu. Hasil ekstraksi ini juga membuat cita rasa dari tule menjadi pahit manis yang khas.[1]

Penambahan akar Bayur juga berfungsi sebagai pengawet alami pada minuman. Dalam penerapanya, penembahan akar Bayur terbukti dapat mengunci kadar alkohol pada fermentasi sari enau bertahan lebih lama dikandungan 4% dan mencegahnya berubah menjadi asam asetat.[2]

Tule' Dalam Adat Kulawi

Minuman tule' kerap kali menjadi minuman pendamping pada acara adat Kulawi. minuman ini biasanya disajikan bersamaan dengan Uta tawe lemo yaitu sejenis makanan daging berkuah khas Kulawi. Tule' umumnya disajikan pada berbagai acara adat seperti acara Pebete Mata (perhitungan mahar pengantin), Pemua (pesta pernikahan), dan Poromu (acara duka/kematian). Selain disajikan pada kegiatan acara formal, minuman tule' juga sering dikonsumsi sehari-hari sebagai minuman penambah stamina. Biasanya masyarakat Kulawi mengkonsumsi tule' ketika hendak pergi ke kebun/ladang.[1][3]

Lihat pula

Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Minuman beralkohol
Minuman fermentasi
120px-Alcoholic_beverages.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman suling
Anggur fortifikasi
Minuman fermentasi berdasarkan bahan
Mikro-organisme
Sayuran akar
Minuman suling berdasarkan bahan
Buah
60px-Alambic.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sereal
Lain-lain
Likeur dan minuman suling berperisa berdasarkan bahan

Referensi

  1. 1 2 3 4 ARSYI, JIHADIL (2023-01-24). "Etnogastronomi Masyarakat Suku Kulawi Di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah". Universitas Tadulako.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ Mentari, Siti Nurlina; Djangi, Muhammad Jasri; Sudding, Sudding (2017-12-13). "Peran Akar Kayu Bayur (Pterospermum sp.) terhadap Fermentasi Nira Aren (Arenga pinnata)". Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia. 18 (2): 90. doi:10.35580/chemica.v18i2.5901. ISSN 1411-6502.
  3. ↑ Pristiwanto, Joyly R. Rawis, Sri Suharjo dan Lily E.N. Saud (2003). BUDAYA MASYARAKAT SUKU BANGSA KULA WI DI KABUPATEN DONGGALA SULAWESlTENGAH (PDF). Jakarta: Kementerian Kebudayaan Dan Pariwisata.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 38Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan