Sabtu, 07 November 2026
03:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Brendi

jenis minuman beralkohol

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Brendi dan Brandy.
120px-Calva_perejules.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebotol brendi calvados Pays D'Auge

Brendi (bahasa Inggris: brandy, berasal dari bahasa Belanda, brandewijn[1]) adalah istilah umum untuk minuman anggur hasil distilasi, dan biasanya memiliki kadar etil alkohol sekitar 35–60%. Bahan baku brendi bukan hanya anggur, melainkan juga pomace (ampas buah anggur sisa pembuatan minuman anggur) atau fermentasi sari buah. Bila bahan baku tidak ditulis pada label, brendi tersebut dibuat dari buah anggur asli.[2]

Dalam kebudayaan Barat, brendi adalah minuman yang disajikan sesudah makan. Brendi yang dibuat dari minuman anggur biasanya diberi pewarna karamel untuk meniru warna brendi yang lama disimpan di dalam tong kayu. Brendi dari pomace atau sari buah biasanya langsung diminum tanpa melalui proses pematangan di dalam tong kayu, dan tidak diberi pewarna.

Sejarah

Asal-usul brendi tidak begitu jelas, tetapi kemungkinan berhubungan dengan perkembangan teknik distilasi. Minuman beralkohol yang diminum orang Romawi dan Yunani kemungkinan teknik pembuatannya berasal dari Babilonia kuno. Brendi yang sekarang dikenal orang, diperkirakan mulai diproduksi sejak abad ke-12, dan menjadi populer pada abad ke-14.[butuh rujukan]

Pada mulanya, orang menyuling minuman anggur sebagai salah satu cara pengawetan dan pedagang mudah membawanya. Kemungkinan juga orang zaman dulu menyuling anggur agar volumenya menjadi lebih sedikit, dan pajak yang harus dibayar menjadi lebih sedikit. Orang mulanya berpikir nantinya sebelum diminum, anggur bisa ditambah air lagi. Namun ternyata setelah disimpan di dalam tong kayu, minuman anggur yang dihasilkan menjadi lebih bagus.[2] Selain berkurangnya kadar air, berbagai senyawa aroma terbentuk sekaligus terpecah selama proses distilasi.[butuh rujukan]

Jenis brendi

250px-Martell_in_brandy_snifter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konyak merek Martell di dalam gelas
  • Brendi anggur (grape brandy), distilasi dari hasil fermentasi sari buah anggur.
    • Brendi anggur Amerika asal California.[2] Merek-merek yang terkenal antara lain: Christian Brothers, Coronet, E&J, Korbel, and Paul Masson.
    • Armagnac, brendi dari bahan baku anggur asal kawasan Armagnac di barat daya Prancis (Gers, Landes, Lot-et-Garonne). Merek-merek yang terkenal antara lain: Darroze, Baron de Sigognac, Larressingle, Delord, Laubade, Gélas, dan Janneau.
    • Brandy de Jerez, brendi dari daerah Jerez, Spanyol.
    • Konyak dari kawasan Cognac di Prancis.[2] Merek-merek yang terkenal antara lain Hine, Martell, Rémy Martin, Hennessy, Ragnaud-Sabourin, Delamain, dan Courvoisier.
    • Lourinhã, brendi asal kawasan Estremadura, sebelah barat Portugal.
    • Brendi anggur Afrika Selatan adalah brendi yang dibuat dengan resep yang sama dengan konyak. Penyulingan dilakukan dua kali di ketel dari tembaga, dan disimpan di tong kayu ek paling sedikit tiga tahun.
  • Brendi pomace (pomace brandy) adalah brendi dari fermentasi ampas buah, biji, dan tangkai buah anggur sisa pengambilan sari buah anggur.
  • Brendi buah (fruit brandy) adalah brendi dari sari buah selain anggur, seperti apel, persik, prem, aprikot, ceri, raspberry, dan blackberry). Brendi buah biasanya bening dengan kadar alkohol 80 hingga 90 proof, dan biasanya diminum dingin atau dicampur es.
      • Applejack, brendi apel dari Amerika.
      • Calvados, brendi apel dari daerah Normandia, Prancis.
      • Obstler adalah istilah bahasa Jerman untuk brendi buah, sering kali disebut Schnapps dalam bahasa Inggris.
      • Kirschwasser, brendi buah yang terbuat dari ceri.
      • Kukumakranka, brendi asal Afrika Selatan dengan perisa buah Kukumakranka.
      • Pálinka, brendi buah tradisional dari Hungaria, hanya bisa dibuat dari buah-buahan asli Hungaria seperti plum, aprikot, peach, beri, pir, apel, atau ceri.
      • Poire Williams, terbuat dari pir Williams, yang juga dikenal dengan nama pir Bartlett.

Label brendi

Brendi mempunyai sistem kelas untuk menunjukkan kondisi dan kualitas.

  • A.C.: sudah disimpan 2 tahun di dalam tong kayu.
  • V.S.: "Very Special" atau bintang 3, sudah disimpan paling sedikit 3 tahun di dalam tong kayu.
  • V.S.O.P.: "Very Special Old Pale" atau bintang 5, sudah disimpan paling sedikit 5 tahun di dalam tong kayu.
  • X.O.: "Extra Old", Napoleon atau Vieille Reserve, sudah disimpan paling sedikit 6 tahun, khusus Napoleon paling sedikit 4 tahun.
  • Vintage: sudah disimpan di dalam tong kecil hingga sebelum dibotolkan, dengan lama penyimpanan ditulis pada label.
  • Hors D'age: brendi yang sangat tua, biasanya berumur lebih dari 10 tahun, dan biasanya berkualitas terbaik.

Referensi

  1. ↑ Oxford English Dictionary. Oxford, England: Oxford University Press. 1989.
  2. 1 2 3 4 Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica, Inc. 2007.

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan