Minggu, 04 Oktober 2026
03:33 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Pallu basa

Pallu basa

makanan tradisional Suku Makassar, Sulawesi Selatan.

Bagikan:
Pallu basa
250px-Pallubasa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Semangkuk Pallu basa
SajianMenu utama
Tempat asalIndonesia
DaerahMakassar, Sulawesi Selatan
Suhu penyajianHangat
Bahan utamaJeroan dan daging sapi atau kerbau

Pallu basa adalah makanan tradisional Suku Makassar, Sulawesi Selatan.[1] Dalam Bahasa Makassar, kata pallu basa terdiri dari dua kata yaitu "pallu" dan "basa" yang artinya "masak/memasak" dan "basah/kuah".[2]

Bahan baku

Pallu basa terbuat dari bahan utama jeroan (isi dalam perut) sapi atau kerbau. Adapun, bumbu yang digunakan terdiri dari cabai merah, ketumbar, cengkeh, pala, lengkuas, bawang merah, santan, air asam, sereh, kayu manis, serta gula dan garam. Hidangan ini juga dilengkapi dengan parutan kelapa sangrai maupun alas (kuning telur ayam kampung).[2][3]

Sejarah

Dahulu, Pallu basa dengan daging sapi sirloin dan tenderloin hanya disajikan untuk disantap oleh keluarga kerajaan. Sementara itu, bagian jeroan yang dinilai lebih murah disajikan untuk masyarakat kelas bawah[2] atau abdi dalem pengikut kerajaan. Kini, penjual-penjual Pallu basa memberikan bermacam-macam pilihan daging sapi atau jeroan untuk dihidangkan.[butuh rujukan]

Perbedaan dengan Coto Makassar

Proses memasaknya Pallu Basa hampir sama dengan Coto Makassar, yaitu direbus dalam waktu lama. Setelah matang, jeroan yang ditambah dengan daging itu diiris-iris, kemudian ditaruh/dihidangkan dalam mangkuk.[butuh rujukan]

Yang membedakan Pallu basa dengan Coto Makassar adalah bumbunya yang diracik khusus, termasuk tambahan kelapa sangrai. Selain itu, Coto Makassar dimakan bersama ketupat, sementara Pallu basa dimakan bersama nasi putih.[3]

Referensi

Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Hasan, L. D. F., Musawantoro, M., & Zaenal, F. A. (2021). Tourism Management Policy: Division of Makassar City Culinary Area. Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 10(2), 376-384.
  2. 1 2 3 Maryetti; Saptadinata, Abi; Murniaty, Dini; Luthfiandana, Rio; Dermawan, Astalyta Diwyka (2023-11-28). "Potensi Daya Tarik Wisata Gastronomi Makanan Khas Bugis – Makassar". Jurnal Sains Terapan Pariwisata. 8 (3): 167–176. doi:10.56743/jstp.v8i3.314. ISSN 2541-4488.
  3. 1 2 Hanan, Sandra Safitri; Sandarupa, Dirk; Rengko, Sumarlin; Kurniawan, Rama Nur (2025). Ensiklopedi Kuliner Sulawesi Selatan (PDF). Makassar: Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan.{{cite book}}: |first4= tidak memiliki |last4=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan