Jumat, 30 Oktober 2026
06:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Kohu-kohu

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:

Kohu-kohu adalah makanan khas Maluku, khususnya Ambon dan Maluku Utara,[1] yang berupa lalapan atau salad sayuran segar yang dicampur dengan kelapa parut dan bumbu pedas, ditambah suwiran ikan asap atau ikan segar seperti ikan tongkol atau ikan tuna. Ia mirip denganurap-urap Jawa, tetapi memiliki ciri khas tambahan ikan yang tidak digoreng,[2] melainkan diasap atau dikukus, memberikan rasa pedas, asam, dan segar yang khas.[1]

Deskripsi

Kohu-kohu terdiri dari campuran sayuran segar seperti kacang panjang, kangkung, jeruk nipis, kecambah, timun, daun kemangi, dan bayam, yang dipotong-potong kecil dan dicampur dengan kelapa parut berbumbu pedas (bumbu dihaluskan dari cabai merah, bawang merah, kencur, terasi, garam) yang kemudian dikukus atau diolah hingga matang.[2] Selain sayuran, kohu-kohu juga menggunakan ikan asap atau ikan tongkol kukus yang disuwir halus. Ikan yang digunakan dapat mengunakan ikan asar, ikan pindang, dan lainya.[1] Kombinasi ikan memberikan cita rasa gurih dan aroma khas.

Penyajian

Penyajian kohu-kohu biasanya disatukan dalam sebuah wadah besar dengan semua bahan dicampur rata dan sebisa mungkin disantap segar. Hidangan ini sering disajikan bersama nasi hangat, singkong rebus (dikenal sebagai kasbi rebus), atau papeda sebagai pelengkap. Rasanya cenderung segar, pedas, gurih, dan sedikit asam segar dari tambahan air jeruk nipis.[3]

Manfaat kandungan makanan

Sayuran hijau yang digunakan dalam kohu-kohu mengandung beragam vitamin seperti A, B, dan C, serta kaya akan antioksidan, zat besi, dan serat yang sangat baik untuk sistem pencernaan dan daya tahan tubuh. Taoge yang menjadi salah satu bahan pelengkap juga menyumbang vitamin E, zat besi, kalsium, dan serat yang membantu menjaga vitalitas dan kesehatan secara menyeluruh.[2] Kehadiran ikan laut dalam hidangan ini membuat kohu-kohu menjadi sumber protein berkualitas tinggi, asam lemak omega-3, serta berbagai vitamin dan mineral penting. Kandungan nutrisi ini mendukung fungsi tubuh secara optimal, mulai dari memperkuat tulang, menjaga kesehatan jantung, hingga membantu mencegah kekurangan darah (anemia).[2]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 A, Wanudya (2024-03-18). "Kohu-kohu Urap-urap Khas Ambon". IDN Times. Diakses tanggal 2025-08-07.
  2. 1 2 3 4 Sutari, Tiara (14 April 2018). "Kohu-Kohu, Empat Sehat Lima Sempurna ala Maluku". CNN Indonesia. Diakses tanggal 7 Agustus 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ahmed (2025-01-21). "Kohu-Kohu: Sensasi Segar Khas Maluku yang Menggugah Selera". Diakses tanggal 2025-08-07.
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan