Ayam Tangkap adalah masakan khas Aceh yang terbuat dari ayam yang digoreng dengan bumbu dan rempah-rempah khas Aceh. [1]
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. | |
| Asal | |
|---|---|
| Nama lain noms | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Eponim | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Wilayah | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Negara asal | Indonesia |
| Pembuat | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Tanggal pembuatan | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Keahlian memasak | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Pabrikan | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Produsen | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Rincian | |
| Jenis | chicken dish (en) |
| Forma | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Metode penyajian | goreng |
| Bahan utama | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Situs web | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
Kebiasaan menyantap ayam tangkap sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh. Pengolahan ayam ini tidaklah sulit yaitu hanya dengan menggoreng ayam yang sebelumnya sudah diberi bumbu agar gurih saat disantap. Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, lada, kemiri, garam, dan jahe. Setelah dibumbui, ayam lalu digoreng sekitar 5–10 menit. Pada saat yang bersamaan, dimasukkan pula beberapa genggam daun yang akan disajikan bersama ayam sehingga rasa rempah dedaunan turut meresap ke dalam daging ayam. Daun yang digunakan, di antaranya daun kari, potongan daun ganja, dan salam koja. Dedaunan itu pula yang kemudian menutupi sajian ayam tangkap pada setangkup piring.[1]

Setelah ayam matang, dedaunan ini memang tetap disajikan dengan menutupi ayam sehingga terlihat ayam sengaja diletakkan di bawah dedaunan. Dedaunan ini selain sebagai daya tarik hidangan, sekaligus bisa dijadikan sebagai lalapan kering pelengkap potongan ayam. Jika masih dalam keadaan hangat, dedaunan ini bercita rasa kering seperti kerupuk.[1]
Di beberapat tempat, masakan ini dijuluki juga dengan istilah ayam tsunami karena masakan ini disajikan saat tsunami.[2]
Referensi
- WS, Odilia (26 Juni 2020). "Resep Ayam Tangkap Khas Aceh yang Aromatik". detikcom. Diakses tanggal 2 Agustus 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - Wijaya, Yana Gabriella. Aisyah, Yuharrani (ed.). "10 Kuliner Khas Aceh, dari Mi Aceh sampai Sie Kameng". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Agustus 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - "Resep Ayam Tangkap, Olahan Ayam Khas Aceh". Merdeka.com. Diakses tanggal 2 Agustus 2020.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)