Kamis, 15 Oktober 2026
11:13 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Salam koja

Salam koja

Tumbuhan yang daunnya digunakan sebagai bumbu masakan

Bagikan:
Salam koja
250px-Curry_Trees.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Murraya
Spesies:
M. koenigii
Nama binomial
Murraya koenigii

Salam koja (Murraya koenigii syn. Chalcas koenigi) atau temurui (Aceh),[2] sicerek (Minangkabau), ki becetah (Sunda), korokeling (Jawa) adalah tumbuhan yang daunnya (dinamakan sama) dipakai sebagai bumbu kari, sehingga dikenal sebagai daun kari.[2] Daun ini dipakai sebagai bumbu di Aceh. Bentuk daun ini mirip dengan daun salam dengan ukuran yang lebih kecil dan bau yang lebih tajam. Bunga dari tumbuhan ini berbau harum dengan buah berbentuk bulir berwarna ungu.[3] Salah satu olahan kuliner daun koja yang terkenal adalah ayam tangkap khas Aceh.[2]

Salam koja berasal dari India dan Sri Lanka.[2] Tumbuhan ini tidak ditanam secara massal, tetapi biasanya terdapat pada kebun di bagian selatan India dan Malaysia. Tanaman ini dibudidaya untuk daunnya yang berbetuk mentirip dan berukuran kecil dengan warna hijau tua yang mengilap.[2] Salam koja berkerabat dekat dengan kemuning (M. paniculata).

Kandungan Kimiawi

Ekstrak daun koja dilaporkan memiliki kandungan air (66,3%), protein (1%), lemak (1%), karbohidrat (16%), serat (6,4%), dan mineral (4,2%). Kandungan mineral utama per 100 gram daun adalah kalsium (810 mg), fosfor (600 mg), dan besi (2,1 mg). Kandungan vitaminnya adalah karoten (12.600 i.u.), asam nikotinat (2,3 mg), dan vitamin C (4 mg).[4]

Minyak asiri

Kandungan minyak asiri pada daun koja dilaporkan ada 34 jenis, di antaranya α-pinena (51,7%), β-felandrena (24,4%), sabinena (10,5%), β-pinena (9,8%), β-karyofilena (5,5%), limonena (5,4%), bornil asetat (1,8%), terpinen-4-ol (1,3%), γ-terpinena (1,2%), dan α-humulena.[4]

Alkaloid

Kandungan alkaloid yang ditemukan pada daun koja di antaranya mahanimbina, girinimbina, dan dua karbazol alkaloid baru, isomahanimbina dan koenimbidina dari daun dan akar.[4]

Referensi

  1. ↑ "Murraya koenigii information from NPGS/GRIN". www.ars-grin.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-02-05. Diakses tanggal 2008-03-11.
  2. 1 2 3 4 5 Stephanie, Maria (2024). Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Yogyakarta: Guru Bumi.
  3. ↑ Mulherin J. Spices and natural flavourings: A complete guide to the identification and uses of common and exotic spices and natural flavourings. Chennai (India):Tiger Books; 1996
  4. 1 2 3 Parthasarathy VA, Chempakam B, Zachariah TJ,editors. Chemistry of Spices. Oxfordshire: CABI; 2008
Bumbu dapur
Wangi-wangian
Penyamak kulit dan pewarna
Murraya koenigii
Bergera koenigii
Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan