Senin, 19 Oktober 2026
16:56 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Jintan hitam

Jintan hitam

jintan hitam

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Jintan (disambiguasi).
Jintan hitam
250px-Nsativa001Wien.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Ranunculales
Famili: Ranunculaceae
Genus: Nigella
Spesies:
N. sativa
Nama binomial
Nigella sativa
250px-Nigella_sativa_MHNT.BOT.2015.34.22.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nigella sativa

Jintan hitam (Nigella sativa) adalah terna, daunnya berbau segar, bijinya mengandung minyak asiri dan lemak, digunakan untuk rempah-rempah dan campuran obat-obatan, misalnya untuk obat sakit perut.[1] Terna ini merupakan rempah-rempah yang dapat digunakan sebagai tanaman obat.[2] Rempah ini berbentuk butiran biji berwarna hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas oleh masyarakat India, Pakistan, dan Timur Tengah untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Nama lain dari jintan hitam adalah ḥabbatus-saudā' (bahasa Arab:الحبة السوداء), black cumin, nigella, kalojeera, kalonji, atau kalanji)[3][4][5]

Dalam sejarah pengobatan

Jintan hitam digunakan sebagai pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina (980 - 1037 M), dan Al-Biruni (973-1048 M), Al-Antiki, Ibnu Qayyim dan Al-Baghdadi. Ibnu Sina adalah peneliti jenius dari Timur Tengah di bidang pengobatan yang namanya tercatat di semua buku sejarah pengobatan timur maupun barat, hidup antara 980 - 1037 M, telah meneliti berbagai manfaat Habbatussauda untuk kesehatan dan pengobatan. Ahli pengobatan Yunani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama Masehi juga telah mencatat manfaat habbatussauda untuk mengobati sakit kepala dan saluran pernapasan.

Anjuran menurut agama

Abu Hurairah pernah mendengar Rasulullah Muhammad SAW bersabda: "Pada Habbatussauda ada obat bagi segala jenis penyakit kecuali Al-Sam, yaitu maut" . Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari (10:118-119);Muslim(7:25);Ibnu Majah (2:342);Tirmidzi (2:3 pada edisi BulaQ) ; dan Ahmad (2:241) meneruskan riwayat Sufyan bin 'Uyainah dari Al-Zuhri dan Abu Salamah.

Dalam Alkitab terbitan Easton's, di dalam Perjanjian Lama pada Kitab Yesaya (28:25,27, NKJV), disebut kata 'ketsah' yang maksudnya adalah black cummin (nama Inggris untuk Habbatussauda) dan dalam terjemahan New World Translation of the Holy Scriptures terbitan Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania, tertulis black cumin, yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai jintan hitam.

Penggunaan bahan pangan

Di Amerika Serikat, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat memasukkan tumbuhan jintan hitam sebagai Generally Recognized as Safe (aman) sebagai bahan rempah-rempah, perisa, atau bumbu masak.[6] Biji jintan hitam digunakan untuk rempah-rempah untuk berbagai hidangan.[7] Di Palestina, bijinya digiling untuk membuat pasta qizha.[8]

Biji jintan dapat disangrai dan digunakan untuk bumbu masakan. Di sejumlah kebudayaan, biji jintan hitam digunakan untuk memberi rasa pada produk roti, dan digunakan dalam campuran rempah-rempah panch phoron, digunakan dalam sejumlah resep masakan Benggala, dan paling dikenal pada naan.[9] Jintan hitam juga digunakan dalam keju yang disebut majdouleh di Timur Tengah.

Sejarah

Bukti arkeologis awal terkait budidaya jintan hitam telah dilakukan 3.000 tahun yang lalu dan jintan hitam ditemukan dalam peradaban Mesir Kuno, seperti di makam Tutankhamun.[3][10] Bijinya juga ditemukan dalam botol dari situs bangsa Het di Turki pada milenium ke-2 SM.[11]

Jintan hitam juga ditemukan dalam bumbu makanan dari Dunia Lama.[7][10] Ibnu Sina dalam Qanun Kedokteran menyebut jintan hitam untuk mengobati dispnea.[12] Jintan hitam merupakan salah satu bahan dalam pengobatan Timur Tengah.[13]

Kimia

Sekitar 32 hingga 40 persen komposisi jintan hitam adalah minyak asiri.[3][14] Jintan hitam mengandung asam linoleat, asam oleat, asam palmitat, dan trans-anetol, dan konstituen dalam jumlah sedikit seperti nigellisin, nigellidin, nigellimin, dan nigellimin N-oksida.[3] Senyawa aromatisnya antara lain timokuinon, dihidrotimokuinon, p-kimena, karvakrol, α-tujena, timol, α-pinena, β-pinena, dan trans-anetol.[3] Protein dan alkaloid juga terkandung.[3]

Penelitian

Di samping penggunaannya untuk pengobatan tradisional Afrika dan Asia, belum ada ada bukti klinis dengan tingkat penelitian yang cukup tinggi yang menunjukkan bahwa mengonsumsi biji atau minyaknya bermanfaat untuk pengobatan dan kesehatan tubuh manusia.[3] Analisis uji klinis meta menemukan bukti lemah bahwa jintan hitam memiliki manfaat jangka pendek untuk menurunkan tekanan darah, dengan bukti terbatas bahwa ekstrak jintan hitam dapat menurunkan trigliserida dan LDL serta kolesterol total, dan meningkatkan HDL.[15]

Referensi

Kutipan

  1. ↑ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata jintan hitam pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2020-02-20.
  2. ↑ wed, "Atasi Cacar Air dengan Jintan Hitam", Republika Online, Selasa, 10 Februari 2004
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Kalanji". Drugs.com. 2020-04-02. Diakses tanggal 2020-05-01.
  4. ↑ Heiss, Andreas (Desember 2005). "The oldest evidence of Nigella damascena L. (Ranunculaceae) and its possible introduction to central Europe". Vegetation History and Archaeobotany. 14 (4): 562–570. CiteSeerX 10.1.1.156.85. doi:10.1007/s00334-005-0060-4. JSTOR 23419312. S2CID 18895456.{{cite journal}}: Kutipan menggunakan parameter usang |citeseerx=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Jintan hitam". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database.
  6. ↑ "Substances generally recognized as safe: Sec. 182.10. Spices and other natural seasonings and flavorings". US Food and Drug Administration, Code of Federal Regulations, 21CFR182.10. 2019-04-01. Diakses tanggal 2020-05-17.
  7. 1 2 Engels, Gayle; Brinckmann, Josef (2017). "Nigella sativa". Herbalgram, American Botanical Council. Diakses tanggal 2020-05-01.
  8. ↑ Berger, Miriam (2019-03-28). "Is the world ready for this Palestinian dish?". BBC News - Travel (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-28.
  9. ↑ Bramen L (16 Februari 2011). "Nigella Seeds: What the Heck Do I Do with Those?". smithsonian.com. The Smithsonian Online. Diakses tanggal 4 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 1 2 Zohary, Daniel; Hopf, Maria; Weiss, Ehud (2012). Domestication of Plants in the Old World: The Origin and Spread of Domesticated Plants in Southwest Asia, Europe, and the Mediterranean Basin (Edisi Fourth). Oxford: University Press. hlm. 206. ISBN 9780199549061.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  11. ↑ Saliha B, Sipahib T, Oybak Dönmez, E (2009). "Ancient nigella seeds from Boyalı Höyük in north-central Turkey". Journal of Ethnopharmacology. 124 (3): 416–20. doi:10.1016/j.jep.2009.05.039. PMID 19505557.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  12. ↑ Avicenna (1999). Canon of Medicine. Chicago: Kazi Publications.
  13. ↑ Hassanien, Minar M. M.; Abdel-Razek, Adel G.; Rudzińska, Magdalena; Siger, Aleksander; Ratusz, Katarzyna; Przybylski, Roman (15 Juli 2014). "Phytochemical contents and oxidative stability of oils from non-traditional sources". European Journal of Lipid Science and Technology (dalam bahasa Inggris). 116 (11): 1563–1571. doi:10.1002/ejlt.201300475. ISSN 1438-7697.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Gharby S, Harhar H, Guillaume D, Roudani A, Boulbaroud S, Ibrahimi M, Ahmad M, Sultana S, BenHaddah T, Chafchaouni-Moussaouii I, Charroufa Z (2015). "Chemical investigation of Nigella sativa L. seed oil". Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences. 14 (2): 172–177. doi:10.1016/j.jssas.2013.12.001.
  15. ↑ Sahebkar A, Soranna D, Liu X, et al. (2016). "A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials investigating the effects of supplementation with Nigella sativa (black seed) on blood pressure". Journal of Hypertension. 34 (11): 2127–35. doi:10.1097/HJH.0000000000001049. PMID 27512971. S2CID 3226588.

Pranala luar

Media terkait Nigella sativa di Wikimedia Commons

Bumbu dapur
Wangi-wangian
Penyamak kulit dan pewarna
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan