Pindang gombyang atau gombyang manyung adalah makanan yang terbuat dari kepala ikan manyung dan berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bahan utama hidangan ini berupa kepala ikan yang dimasak dalam kuah berbumbu dan bercita rasa asam, pedas, dan gurih. Pindang gombyang banyak dijual di kawasan pesisir Indramayu, terutama di sekitar Desa Karangsong dan Desa Tambak, yang dekat dengan lokasi pengolahan ikan manyung di pesisir Indramayu.[1]
Asal-usul
Industri pengolahan ikan manyung banyak ditemukan di lingkungan masyarakat pesisir Indramayu. Bagian badan ikan banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku ikan asin jambal roti, sementara kepala ikan digunakan untuk masakan pindang.[2] Adapun pengolahan kepala ikan manyung menjadi pindang gombyang muncul sekitar tahun 2006.[3]
Nama gombyang merujuk kepada kuah yang melimpah dan merendam kepala ikan ketika disajikan. Namun ada juga sumber lain yang mengatakan gombyang berasal dari istilah potongan ikan yang tampak bergoyang di dalam mangkuk. Pada 2025, makanan ini ditetapkan menjadi salah satu Warisan budaya takbenda.[4]
Bahan
Bahan utama pindang gombyang adalah kepala ikan manyung, yang dibelah dan dibersihkan terlebih dahulu sebelum dimasak agar mengurangi lendir dan aroma amis yang terdapat pada bagian kepala ikan. Adapun bumbu yang digunakan adalah bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, asam jawa atau belimbing wuluh, tomat dan garam serta beberapa variasi resep juga menggunakan santan.[4] Hal ini menyebabkan adanya variasi pindang gombyang dengan kuah yang berbeda, mulai dari kuah bening hingga kuah yang lebih kental.[5]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Daniswari, Dini (2024-06-13). "Mengenal Pindang Gombyang Manyung, Makanan Khas Indramayu Terbuat dari Ikan". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-09-08.
- ↑ Prayitno, Panji (2019-02-17). "Lezatnya Pindang Gombyang, Kuliner Khas Indramayu dari Limbah Ikan". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-09-08.
- ↑ Redaksi (2019-08-02). "Gombyang Manyung Khas Indramayu". Koran Jakarta. Diakses tanggal 2026-09-08.
{{cite news}}:|last=memiliki nama generik - 1 2 Revo (2026-02-27). "Gombyang Indramayu, Kuliner Favorit di Pesisir Utara Jawa Barat". Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Diakses tanggal 2026-09-08.
- ↑ Gardjito, Murdijati (2026). Bukan Sunda, bukan Jawa: makanan dan budaya makan Indramayu, Cirebon, Brebes, dan Tegal. Jakarta: Komunitas Bambu. hlm. 97–98. ISBN 9786237357650.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)