Senin, 19 Oktober 2026
03:51 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Mun tahu

Mun tahu

makanan khas Indonesia-Tionghoa

Bagikan:
Mun tahu
250px-Mun_Tahu_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mun tahu, tahu sutera dengan udang, ayam, dan daun bawang yang ditutupi saus putih
SajianHidangan utama
Tempat asalIndonesia
Dibuat olehTionghoa-Indonesia
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaTahu telur sutera, sayuran, ayam atau jenis makanan laut

Mun tahu (燜豆腐 / 焖豆腐) adalah hidangan etnis Tionghoa-Indonesia berbahan tahu sutera yang direbus menggunakan saus putih kental gurih, kemudian dicampur dengan daging ayam cincang dan udang.[1]

Asal Usul

Mun (燜/焖, yang memiliki arti "direbus") merupakan teknik memasak yang berasal dari masyarakat Hakka.[2] Sementara tahu berasal dari China.

Bahan

Bahan utamanya adalah tahu sutera yang lembut, atau sejenisnya seperti tahu telur kekuningan, yang direbus menggunakan ayam, daging, atau makanan laut, kemudian ditaburi daun bawang yang sudah dicacah. Sedikit dibumbui dengan bawang putih, jahe dan bawang, sedikit kecap, garam dan lada. Warna sausnya terlihat putih karena sedikit kecap yang ditambahkan. Saus putih terlihat kental karena terbuat dari bahan tepung tapioka atau bubuk jagung; yang kemudian menghasilkan saus putih yang kental.[1] Mun tahu biasanya juga berisi ayam cincang atau sejenis makanan laut, seperti udang, atau terkadang menggunakan daging sapi atau babi.[2]

Makanan ini memiliki rasa sedikit gurih dengan tekstur lembut. Cocok untuk anak-anak atau orang dewasa yang sedang dalam masa pemulihan.

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Bramasti, Ika Putri (2017-10-04). "Resep Mun Tahu - Hidangan Spesial Untuk Makan Malam Bersama Keluarga Tercinta". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2018-07-30.
  2. 1 2 "Back-alley Hakka Chinese restaurant that's Jakarta's oldest and best". South China Morning Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-07-30.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan