Kamis, 24 September 2026
01:32 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kemplang

Kemplang

cemilan kerupuk ikan khas Indonesia

Kemplang
250px-Kerupuk_kemplang_Bandar_Lampung.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerupuk kemplang dari Palembang
JenisMakanan ringan
Tempat asalSumatra Bagian Selatan
DaerahSumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung [1]
Bahan utamaTenggiri laki atau ikan tenggiri, tepung tapioka

Kemplang atau Kelempang adalah sebuah krupuk ikan yang umum ditemukan di Sumatra Bagian Selatan , Indonesia. Kerupuk kemplang umumnya terbuat dari ikan tenggiri, yang dicampur dengan tepung tapioka dan penyedap rasa lain, dikeringkan dan kemudian dipanggang atau digoreng.

Selain di Provinsi Sumatera Selatan, kemplang juga menyebar hingga Provinsi Lampung dan Provinsi Bangka Belitung, tak heran kemplang sangat mudah ditemukan di kawasan Sumatera Bagian Selatan.

Sejarah dan asal-usul kerupuk kemplang

Sejarah kemplang berkaitan erat dengan budaya Maritim. Dahulu kota Palembang berada dipusat perikanan, sehingga bahan dasar pembuatan kemplang sangat berlimpah dan mudah untuk didapatkan. Pada awalnya bahan dasar ikan ini hanya digunakan untuk pembuatan pempek, akan tetapi masyarakat memanfaatkan sisa bahan tersebut untuk dijadikan kemplang. Dalam proses pembuatan kemplang yaitu pembakaran dan pemanggangan. [2]

Jenis - jenis kemplang

  • Kemplang Kancing

Kemplang ini terbuat dari ikan seperti halnya kemplang bakar, namun memiliki ukuran yang lebih kecil. Teksturnya lebih renyah dan biasanya berbentuk bulat kecil dengan permukaan yang padat.[3]

  • Kemplang Keriting

Kerupuk ini berbentuk melingkar, dengan variasi bentuk yang berbeda seperti kemplang mawar, acak, atau konde. Bentuknya yang unik dan keriting memberikan sensasi berbeda saat digigit.

  • Kemplang Pilus

Kemplang pilus atau getas memiliki bentuk yang lebih kecil, seperti pilus atau bola kecil seukuran kelereng. Beberapa varian juga berbentuk lonjong, mirip dengan amplang khas Samarinda, dan tetap memiliki rasa gurih yang khas.

  • Kemplang Usus

Meskipun namanya "usus", kemplang ini bukan terbuat dari usus ayam, melainkan menggunakan adonan yang sama dengan kemplang bakar. Bentuknya silinder dengan lubang di tengah, memberikan tekstur yang unik dan gurih saat dimakan.

  • Kemplang Bakar

Kemplang jenis ini dibuat melalui proses pemanggangan, memberikan rasa yang khas dan tekstur renyah. Biasanya disajikan sebagai camilan gurih yang populer di Palembang.

Lihat pula

Referensi

  1. Zaini (23 Juli 2014). "Penjualan Kerupuk Kempelang di Palembang Meningkat (Foto)". Tribunnews.com. Tribun News.com. Diakses tanggal Agustus 18, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. khodijah, siti (20204-08-09). "Kerupuk Kemplang Palembang: Sajian Tradisional dengan Cita Rasa Autentik".{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. Triatika, Rita (2024-12-30). "Kemplang, Camilan Khas Palembang yang Mendunia". Diakses tanggal 2025-21-2.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Wikibooks memiliki buku di:

[[Kategori:]]

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan