Jumat, 23 Oktober 2026
18:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Asam pedas

Asam pedas

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Asam pedas
250px-Ikan_Asam_Padeh_Padang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ambu-ambu asam padeh, asam pedas ikan tongkol
Nama lainSampadeh, asam padeh
SajianMenu utama
Tempat asalIndonesia[1][2][3]
DaerahSumatra, Kalimantan, Semenanjung Malaya [4] dan Singapura
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaIkan tongkol
Bahan yang umum digunakanBawang putih, jahe, cabe, bawang merah, asam kandis, daun kunyit
Wikibooks logo
Wikibooks Cookbook memiliki resep/modul di


Asam pedas (bahasa Indonesia) atau asam padeh, sampadeh (bahasa Minangkabau) adalah salah satu masakan tradisional di Minangkabau dan kawasan Melayu (Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Semenanjung Malaya) yang memiliki cita rasa asam dan pedas. Masakan ini menggunakan berbagai jenis ikan dan hidangan laut seperti ikan tongkol, kakap, tuna, Ikan kembung, gurami, patin dan cumi-cumi sebagai bahan utama yang kemudian dibumbui dengan asam jawa, cabai, dan rempah-rempah lainnya. banyak yang mengistilahkan bahwa asam pedas juga termasuk gulai, tetapi tidak menggunakan santan kelapa dalam proses pembuatannya.[5]

Hidangan ikan asam pedas dikenal secara meluas di Sumatra dan di Semenanjung Melayu. Hidangan ini dikenal baik dalam khazanah seni memasak Minangkabau ataupun Melayu, sehingga tidak jelas dari mana asal mula hidangan ini. Hidangan asam pedas Minang dapat ditemukan dengan mudah di seluruh Rumah Makan Padang yang ada di Indonesia dan Malaysia, bahkan telah menjadi masakan khas masyarakat Melayu dan Aceh. Namun racikan bumbu-bumbu yang digunakan berbeda menurut daerah masing-masing.

Asam pedas merupakan kuah yang di dalamnya terdapat bumbu pedas dan asam yang dilengkapi dengan sayur-sayuran. Di Aceh, asam pedas sangat jarang menggunakan sayur, melainkan dipadukan dengan ikan tongkol yang disebut Asam Keueng. Sedangkan di Riau, asam pedas telah menjadi bagian dari seni memasak masyarakat Melayu yang biasanya dipadukan dengan ikan patin, ikan baung, ikan selais, dan ikan gabus. Di Kepulauan Riau, asam pedas lebih sering dipadukan dengan ikan kakap dan ikan sembilang. Tidak hanya itu, asam pedas juga dapat dikombinasikan dengan daging sapi.[6][5]

60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai

Lihat juga

Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Boi, Lee Geok (2017-09-15). Asian Seafood (dalam bahasa Inggris). Marshall Cavendish International Asia Pte Ltd. ISBN 978-981-4794-08-4.
  2. ↑ "Ikan Asam Pedas Pontianak, Jenis menu masakan masyarakat Melayu". idntimes.com. 2019-11-02. Diakses tanggal 2020-09-22.
  3. ↑ Arman, Dedi (2019-05-26). "Pedasnya Ikan Asam Pedas Melayu". kebudayaan.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 2020-09-22.
  4. ↑ https://www.tasteatlas.com/most-popular-seafood-dishes-in-west-malaysia
  5. 1 2 WS, Odilia. "Resep Asam Padeh Ikan Tongkol Khas Rumah Makan Padang". detikcom. Diakses tanggal 2022-04-26.
  6. ↑ Fridayani, Nine (2020-09-28). Aisyah, Yuharrani (ed.). "Resep Ikan Asam Padeh, Hidangan Berkuah dari Padang Tanpa Santan". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-04-26.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan