Kamis, 15 Oktober 2026
19:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Sala lauak

Sala lauak

cemilan khas Pariaman, Sumatera Barat

Bagikan:
Infotaula de menjarSala lauak
250px-Sala_Lauak_Piaman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asal
WilayahSumatera Barat
Negara asalIndonesia
Rincian
JenisKudapan
Bahan utamaTepung beras

Sala lauak adalah makanan gorengan khas Pariaman, Sumatera Barat yang berbahan dasar tepung beras berwarna kuning kecoklatan karena mempunyai campuran bahan yang berasal dari kunyit. Makanan ini berbentuk bola, mirip comro di Jawa Barat. Nama lain sala lauak adalah sala bulek (gorengan bulat).[1] Sala lauak biasanya dijadikan kudapan tanpa makanan pendamping apa pun atau juga dapat dijadikan sebagai pendamping makanan khas Minangkabau lainnya seperti lontong sayur, soto atau sate khas Pariaman.[2]

Terdapat dua jenis sala lauak yaitu sala lauak lunak dan sala lauak keras. Sala lauak lunak biasanya menggunakan bahan dasar ikan stuhuak sedangkan sala lauak yang keras biasanya menggunakan bahan dasar ikan teri.[1] Selain ikan teri dan ikan stuhuak, terdapat isi sala lauak lainnya seperti ikan asin atau udang halus.[3][4] Biasanya teksturnya lembek di dalam dan renyah di permukaan. Adonan yang terdiri dari bahan-bahan tersebut dibentuk menjadi gumpalan lalu digoreng hingga berwarna cokelat.[5] Rasa dari sala lauak ini gurih bercampur pedas dari berbagai macam rempah, ikan, dan cabai.[6][7][8][9][10]

Pembuatan

Bahan

  • 200 gr tepung beras
  • 50 gr ikan teri
  • 1 gelas air
  • 1 lembar daun kunyit
  • 1 batang daun bawang
  • 4 buah bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 ruas jari kunyit
  • 1 ruas jari jahe
  • 1 sendok teh garam

Cara memasak

Sangrai tepung beras hingga kering. Masukkan bumbu halus ke dalam air mendidih, kemudian air berbumbu ini dicampur ke dalam tepung beras dan diaduk sampai tercampur rata. Tambahkan daun bawang, kunyit, dan ikan teri, lalu aduk kembali sampai tercampur rata. Bentuk adonan menjadi bulatan seperti bola pingpong dan lakukan sampai adonan habis. Kemudian goreng sala lauak sampai matang dan berwarna kecoklatan.[11]

Sejarah

Secara harfiah, kata 'sala' dapat diartikan sebagai ‘goreng’, artinya istilah ini digunakan untuk berbagai jenis bahan makanan yang diolah dengan cara digoreng. Sedangkan kata 'lauak' secara sederhana berarti ikan.[12] Meskipun secara harfiah bermakna ‘ikan goreng’, tetapi sala lauak sama sekali bukan ikan goreng. Sala lauak berbentuk gumpalan bulat sebesar bola pingpong yang terbuat dari adonan daging ikan yang dihaluskan dan dicampur tepung kemudian digoreng, sehingga dinamakan sala lauak.

Terdapat beberapa hidangan lain yang menggunakan kata sala seperti sala kepiting, sala udang, dan nasi sala.[5] Kudapan ini biasanya dijual di gerobak pinggir jalan dan warung-warung makan.[13]

Referensi

  1. 1 2 Jumat; Desember 2021, 03 Desember 2021 17:22 WIB 03; Wib, 17:22 (2021-12-03). "Lezatnya Sala Lauak, Makanan Khas Sumbar Berbahan Ikan Teri". indozone.id. Diakses tanggal 2022-12-01.{{cite web}}: |first3= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  2. ↑ Fridayani, Nine (2020-10-20). Aisyah, Yuharrani (ed.). "Resep Sala Lauak, Gorengan Ikan Teri Khas Padang Pariaman". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-04-26.
  3. ↑ "Resep Sala Lauak, Cemilah Khas Ranah Minang". Sari Bundo Masakan Padang (dalam bahasa American English). 2015-03-25. Diakses tanggal 2022-04-26.
  4. ↑ Fimela.com (2021-08-16). "Resep Sala Lauak, Gorengan khas Pariaman". fimela.com. Diakses tanggal 2022-04-26.
  5. 1 2 "Sala Lauak, Gorengan Khas Kota Pariaman". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2022-12-01.
  6. ↑ Resep membuat camilan sala lauak. dari situs saribundo
  7. ↑ Main ke Pantai Gandoriah Jangan Lupa Jajan Rakik dan Sala Lauak. dari situs Detik
  8. ↑ Resep Sala Lauak, Gorengan Ikan Teri Khas Padang Pariaman. dari situs Kompas
  9. ↑ Resep Sala Lauak, Gorengan Ala Pariaman yang Gurih dan Pedasnya Nikmat. dari situs IDN Times
  10. ↑ Sarapan Pagi Ditemani Sala Lauak, Jajanan Legendaris Kota Pariaman. dari situs Liputan6
  11. ↑ https://www.kompas.com/food/read/2020/10/20/215600675/resep-sala-lauak-gorengan-ikan-teri-khas-padang-pariaman.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  12. ↑ https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-rsk/baca-artikel/16045/Sala-Lauak-Kudapan-Khas-Pariaman-Kesukaan-Masyarakat-Sumbar-Riau.html.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong; |url= tidak ada atau kosong; Tautan eksternal dalam |website=
  13. ↑ "Sala Lauak, Makanan Gurih Asal Pariaman - Bobo". bobo.grid.id. Diakses tanggal 2022-12-01.
Hidangan umum
Makanan
120px-Tumpeng-Jawa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Minuman
Jajanan
Hidangan sampingan
Minuman beralkohol
Aceh
Batak
Gayo
Lampung
Melayu
Mentawai
Minangkabau
Nias
Palembang
Rejang
Badui
Betawi
Cirebon–Indramayu
Jawa
Madura
Sunda
Banjar
Dayak
Melayu Kalimantan
Alor
Bali
Bima
Flores
Sasak
Sumba
Sumbawa
Timor
Bugis, Makassar, dan Luwu
Buton, Muna, dan Wakatobi
Gorontalo
Mandar
Minahasa
Mongondow
Poso
Tolaki
Toraja


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan