Jumat, 06 November 2026
05:53 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Kuwera

Kuwera

Bagikan:
Kuwera
Dewa kekayaan harta benda
Bendahara para dewa
250px-Kubera_1842.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lain
  • Waisrawana
  • Daneswara
  • Danadipati
  • Yaksaraja
Dewanagariकुबेर
IASTKuvera
Genderpria
AfiliasiYaksa, Dikpala
PustakaPurana, Itihasa
Senjatadanda (tongkat komando), pedang
Wahana
Keluarga
Orang tua
Saudara
IstriBadra
Anak
  • Nalakuwara
  • Manibadra
  • Mayuraja
  • Minaksi
250px-Stamp_of_Indonesia_-_1963_-_Colnect_260592_-_National_Banking_Day.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daneswara atau Kuwera, menjadi simbol bank dan kekayaan.

Dalam agama Hindu, Kuwera (Dewanagari: कुबेर; ,IAST: Kuvera, कुबेर) alias Waisrawana (Dewanagari: वैश्रवण; ,IAST: Vaiśravaṇa,; artinya "Putra Wisrawa") atau Daneswara adalah dewa pemimpin golongan bangsa Yaksa atau Raksasa. Meskipun demikian, ia lebih istimewa dan yang utama di antara kaumnya. Ia bergelar "bendahara para Dewa", sehingga ia disebut juga Dewa Kekayaan.

Kuwera merupakan putra dari seorang resi sakti bernama Wisrawa. Ia satu ayah dengan Rahwana, tetapi lain ibu. Ia menjadi raja di Alengka, menggantikan Malyawan, tetapi di kemudian hari kekuasaannya direbut oleh Rahwana. Karena merasa tidak sanggup mengalahkan Rahwana, Kuwera pun dengan berat hati menyerahkan takhta.

Pewayangan Jawa

Pada masa penyebaran agama Hindu di Nusantara, kepercayaan dan kisah para dewa-dewi Hindu diadaptasi serta disesuaikan dengan sudut pandang lokal yang berbeda dengan budaya Hindu India. Setelah Nusantara didominansi oleh agama Islam, adaptasi tersebut masih lestari dalam bentuk lakon pewayangan, terutama di pulau Jawa. Kisah Kuwera dalam kepercayaan Hindu India juga mengalami adaptasi dalam pertunjukan wayang.

Dalam budaya pewayangan Jawa, Kuwera dikenal sebagai Batara Daneswara. Sebelumnya dia bernama Danaraja. Dia merupakan raja di Lokapala, yang diserang oleh adik tirinya (satu ayah lain ibu) yang bernama Prabu Rahwana alias Dasamuka. Serangan Rahwana ke Lokapala ini dilatarbelakangi oleh kematian Dewi Sukasalya (istri Rahwana setelah perjodohan yang diatur oleh Prabu Dasarata). Rahwana tidak bisa menerima kematian istrinya. Prabu Dasarata pun menjelaskan bahwa garis kehidupan manusia ditentukan oleh para dewa di kahyangan Suralaya. Rahwana menjadi marah dan mempersiapkan bala tentaranya untuk menyerang Suralaya. Mendengar rencana penyerangan Rahwana ke Suralaya, maka Prabu Danaraja mengirimkan surat peringatan kepada Rahwana. Rencana penyerangan pun berubah dari Kahayangan Suralaya menjadi negeri Lokapala.

Dalam pertempuran, semua patih andalan Danaraja gugur di tangan Rahwana. Akhirnya Prabu Danaraja sendiri maju ke medan perang menghadapi Rahwana. Pertempuran keduanya tampak seimbang sebab Prabu Danaraja terkenal sebagai raja yang sangat sakti dan menguasai ilmu peperangan, demikian pula Rahwana memiliki ajian Pancasona yang membuatnya sulit untuk dibunuh. Setelah perang tanding yang sangit, Rahwana dapat menghantam kepala Danaraja hingga hancur dan berhamburan darah. Akhirnya negeri Lokapala direbut oleh Rahwana. Kemudian Danaraja diangkat ke kahyangan Indraloka oleh kakeknya (Begawan Padma) yang telah menjadi dewa, atas perkenan Batara Indra. Di sana dia bertugas menjaga kembang Dewaretna.

Lihat pula

Didahului oleh:
Malyawan
Raja Alengka Diteruskan oleh:
Rahwana
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Kitab
250px-Sree_Raghunandan_-_Ram_Laxman_Sita_and_Hanuman%2C_M_V_Dhurandar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh
Dinasti Surya
Brahmana
Wanara
Raksasa
Lainnya
Lokasi
Topik lain
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan