Minggu, 20 September 2026
18:10 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Bayu

Bayu

Bayu
Dewa udara, angin, dan napas
Anggota Dikpala dan Pancamahabuta
250px-Vayu_deva.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lain
  • Anila
  • Pawana
  • Wyana
  • Wata
  • Tanuna
  • Mukyaprana
  • Bima
  • Maruta
Genderpria
AfiliasiDewa
Arahbarat laut
KediamanBayuloka, Satyaloka
MantraOm Vayave Namaha
Senjata
Wahanachinkara, atau kereta yang dihela kuda
KepercayaanHindu
Keluarga
Orang tua
Istri
AnakPutri: Apsara Mudā[1]
Putra: Hanoman, Bima
Padanan
Indo-EropaH₂weh₁yú

Bayu (Dewanagari: वायु; ,IAST: Vāyu, वायु), disebut juga Wata (Dewanagari: वात; ,IAST: Vāta, वात) atau Pawana (Dewanagari: पवन; ,IAST: Pavana, पवन) adalah dewa udara dan angin dalam kepercayaan agama Hindu. Udara (Vāyu) atau angin (Pāvana) merupakan salah satu unsur dalam Pancamahabuta, lima elemen dasar dalam ajaran agama Hindu.

Dewa dalam agama Hindu ini diadaptasi ke dalam dunia pewayangan sebagai dewa penguasa angin yang bertempat tinggal di Khayangan Panglawung. Batara bayu ditugaskan untuk mengatur dan menguasai angin. Pada zaman Treta Yuga, Batara Bayu menjadi guru Hanoman agar kera tersebut menjadi sakti. Pada zaman Dwapara Yuga, Batara Bayu menurunkan Werkudara (Bima). Ciri dari murid ataupun keturunan dewa ini adalah mempunyai "Kuku Pancanaka".

Ajian

Dalam dunia wayang Jawa, Dewa ini dikatakan memiliki Ajian. Hal tersebut merupakan adaptasi budaya dan tak terdapat dalam mitologi Hindu India. Ajian yang terkenal dari Batara Bayu adalah Sepiangin, Bayubraja dan lain-lain

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 Mani, Vettam (1975). Puranic encyclopaedia : a comprehensive dictionary with special reference to the epic and Puranic literature. Robarts - University of Toronto. Delhi : Motilal Banarsidass. ISBN 978-0-8426-0822-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. Jeffrey R. Timm (1 Januari 1992). Texts in Context: Traditional Hermeneutics in South Asia. SUNY Press. hlm. 113. ISBN 9780791407967.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Khagendranath Mitra (1952). The Dynamics of Faith: Comparative Religion. University of Calcutta. hlm. 209. Brahmā and Vāyu are the sons of Vishnu and Lakshmi.
  4. Satyavrata Ramdas Patel (1980). Hinduism, Religion and Way of Life. Associated Publishing House. hlm. 124. ISBN 9780686997788. The Supreme Being, Vishnu or Nārāyana, is the personal first cause. He is the Intelligent Governor of the world and lives in Vaikuntha along with Lakshmi, His consort. He and His consort Lakshmi are real. Brahma and Vāyu are His two sons.
  5. Muir, J. (2022-06-06). Original Sanskrit Texts on the Origin and History of The People of India: Volume Fifth (dalam bahasa Inggris). BoD – Books on Demand. ISBN 978-3-375-04617-0.
  6. www.wisdomlib.org (2013-05-15). "On the description of Prakṛti [Chapter 1]". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-04-28.
  7. Gaṇeśa Harī Khare; Madhukar Shripad Mate; G. T. Kulkarni (1974). Studies in Indology and Medieval History: Prof. G. H. Khare Felicitation Volume. Joshi & Lokhande Prakashan. hlm. 244. In Vayu and other Puranas, Vayudeva (different from Astadikpala Vayu), next to Brahma in grade, is also said to have five heads like Siva and Brahma and his consort is Bharatidevi.
  8. M. V. Krishna Rao (1966). Purandara and the Haridasa Movement. Karnatak University. hlm. 200.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan