Rabu, 14 Oktober 2026
11:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Pancamahabuta

Pancamahabuta

Lima unsur dasar dalam agama Hindu

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang lima unsur menurut agama Hindu. Untuk empat unsur pokok dalam agama Buddha, lihat Unsur (Buddhisme).
Bagian dari seri
Agama Hindu
250px-Aum_Om_dark_red_circle_hollow_tomato.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Dalam agama Hindu, Pancamahabuta (Dewanagari: पञ्चमहाभूत; ,IAST: pañcamahābhūta, पञ्चमहाभूत) adalah lima unsur pembentuk alam semesta dan seluruh isinya, seperti unsur padat, cair, cahaya, udara, dan ruang.[1]

Pancamahabuta sendiri terdiri dari kata Panca berarti lima, dan kata Maha Bhuta berarti Penyusun unsur kasar (dapat didefinisikan dan kasat mata), kelima unsur ini merupakan penyusun utama bhuana agung (makrokosmos/alam semesta) dan bhuana alit (mikrokosmos/manusia). Panca Mahabhuta sebagai penyusun alam semesta, gaib dan abadi yaitu Cetana dan Acetana yang juga disebut sebagai sebab mula terciptanya segala yang ada (causa prima).

Cetana berkedudukan di atas, berwujud kesadaran tertinggi dan Acetana berkedudukan di bawah berwujud maya (lupa). Pertemuan Cetana dan Acetana menciptakan Purusa dan Pradana yang merupakan sumber roh dan materi. Pertemuan Purusa dan Pradana menghasilkan (menciptakan) citta-guna. Pertemuan setiap citta dan guna ini akan menghasilkan Panca Tan Matra dan Pancamahabuta.

Kelima unsur tersebut bercampur menjadi satu membentuk brahmanda-brahmanda atau planet-planet yang terdapat pada alam semesta ini. Setiap planet yang ada di alam semesta memiliki kadar unsur yang lebih menonjol dari unsur yang lain, sehingga terdapat planet yang berbeda. Unsur Pañca mahābhūta merupakan unsur nyata dalam kehidupan ini. Untuk mengetahui lebih lanjut bahwa unsur Pañca mahābhūta merupakan unsur nyata.

Bagian

BhutaUnsurIndra[2]OrganMakrokosmosMikrokosmos
Agni
(अग्नि)
ApiPenglihatanMataapi, cahaya, sinarsuhu badan, warna kulit, semangat
Bayu
(वायु)
UdaraSentuhanKulitangin, udara, atmosfernapas, bau badan, gas dalam tubuh
Akasa
(आकाश)
EterPendengaranTelingaruang hampa, antariksa, langitrongga tubuh, lubang tubuh, saluran di tubuh
Pertiwi
(पृथ्वी)
TanahPenciumanHidungtanah, batuan, kayu, logam, pasirtulang, kulit, kuku, daging, gigi, rambut
Apah
(आपः)
AirPengecapanLidahair, uap, susu, minyakdarah, lemak, enzim, cairan tubuh

Hubungan makrokosmos dan mikrokosmos

Manusia dan alam semesta memiliki kesamaan unsur-unsur pembentuknya. Jika alam di sekitar manusia mengalami perubahan maka manusia juga mengalami perubahan sehingga dapat menyelaraskan diri. Manusia yang mampu menyelaraskan diri akan mampu menjaga kesehatan dirinya serta lingkungannya, sedangkan jika manusia tidak mampu menyelaraskan diri dapat menyebabkan terjadi ketidakseimbangan dalam dirinya seperti sakit, kondisi tidak enak/fit serta hal yang lainnya.

Alam Semesta (bhuana agung) dan Manusia (bhuana alit) memiliki hubungan yang sangat erat yakni:

  1. Bhuana agung dan bhuana alit sama diciptakan Sang Hyang Widhi sebagai pemilik sumber hidup.
  2. Bhuana agung dan bhuana alit memiliki unsur-unsur yang sama, yakni sama-sama dibentuk oleh unsur panca Mahabhuta.
  3. Bhuana agung dan bhuana alit dalam kehidupan ini saling melengkapi, alam memberikan kebutuhan manusia, manusia bertugas menjaga alam.
  4. Bhuana agung dan bhuana alit saling memengaruhi sebab unsurnya sama. Manusia yang tinggal di daerah yang unsur cairnya tinggi perlu menyesuaikan diri dengan alam, karena jika tidak maka manusia tersebut tidak akan mampu bertahan.

Referensi

  1. ↑ Ariani, Ni Wayan (2024-10-22). "Mengenal Konsep Panca Mahabhuta: Penjelasan dan Bagian-Bagiannya". Detik.com. Diakses tanggal 2025-03-11.
  2. ↑ Motilal Bansaridas Publishers Bhagavata Purana Book 1 Skandha III Page 374-375
20px-Om_symbol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Topik dalam agama Hindu
Śruti
120px-Aum_Om_navy_blue_circle_hollow_coral.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Smerti
Konsep
Awatara • Atman • Brahman • Kosa • Dharma • Karma • Moksa • Maya • Istadewata • Murti • Reinkarnasi (Punarbhawa) • Tatwa • Trimurti • Turiya • Guru
Filosofi
Guru
Mitologi
Ritual
Aarti • Bhajan • Diksa • Homa • Mantra • Puja • Satsang • Stotra • Trisandya • Yadnya
Yuga
Caturwarna
Aliran
Majelis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan