Senin, 12 Oktober 2026
03:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Adi Shankara

Adi Shankara

Filsuf Hindu dan Teolog asal India

Bagikan:
Adi Shankaracharya
250px-AdiShankara1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Adi Shankara di sebuah kuil di Mysore.
Lahir
Shankara

788 M[1]
Meninggal820 M[1]
PenghormatanMenguraikan Adwaita Wedanta, Revivalisme Hindu, mendirikan Dashanami Sampradaya, Shanmata

Adi Shankara (dilafalkan [aːd̪i ɕəŋkəɾə]; awal abad ke-8[2][note 1])—disebut pula (Adi) Shankaracharya dan Shankara Bhagavatpada, dapat dieja Sankaracharya, (Ādi) Śaṅkarācārya, Ādi Śaṅkarācāri,[5] Śaṅkara Bhagavatpāda, Śaṅkara Bhagavatpādācārya—adalah filsuf Hindu dari Kaladi (kini merupakan distrik Ernakulam, Kerala, India) yang menggabungkan doktrin Adwaita Wedanta (advaita vedānta).[1][6]

Karyanya dalam bahasa Sanskerta menghimpun doktrin Adwaita, persatuan atman dan Nirguna Brahman, yakni brahman tanpa atribut.[7] Karya-karyanya menguraikan pemikiran-pemikiran yang terdapat dalam Upanishad. Ia juga menulis penafsiran terhadap suplemen-suplemen Weda (Brahma Sutra, Upanishad utama, dan Bhagawadgita) dalam upaya mendukung tesisnya.

Pengkritik utama terhadap karyanya adalah mazhab Mimamsa, meskipun ia juga melemparkan argumen menentang pandangan beberapa mazhab seperti Samkhya, dan beberapa mazhab agama Buddha.[7][8]

Shankara mengembara di anak benua India untuk menyebarkan filsafatnya melalui diskusi dan debat dengan filsuf lainnya. Ia menekankan pentingnya hidup melepaskan diri dari ikatan duniawi sebagaimana diajarkan dalam Upanishad dan Brahma Sutra, pada saaat mazhab Mimamsa menekankan ritualisme yang ketat dan mengabaikan hidup sebagai petapa. Shankara masyhur sebagai pendiri empat matha ("biara"), yang membantu perkembangan, kebangkitan, dan penyebaran Adwaita Wedanta sehingga ia dikenal sebagai revivalis agung.[6] Dipercaya bahwa Adi Shankara adalah pengorganisir perguruan Dashanami dan pendiri tradisi Shanmata.

Catatan

  1. ↑ Para sarjana modern memperkirakan kelahiran Shankara pada awal abad ke-8 M (sekitar 700—750).[2] Para sarjana sebelumnya memperkirakan tahun 788—820 M.[2] Pendapat lainnya adalah 686—718 M, 44 SM,[3] atau 509—477 SM.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 Sharma 1962, hlm. vi.
  2. 1 2 3 Comans 2000, hlm. 163.
  3. ↑ Y. Keshava Menon, The Mind of Adi Shankaracharya 1976 pp 108
  4. ↑ "(53) Chronological chart of the history of Bharatvarsh since its origination". Encyclopedia of Authentic Hinduism.
  5. ↑ Shetty 2002, hlm. 23.
  6. 1 2 Deepak Chopra, John Wiley & Sons (2006), The Seven Spiritual Laws Of Yoga, ISBN 81-265-0696-2
  7. 1 2 Biography of Sri Adi Shankaracharya, Sringeri Sharada Peetham, India
  8. ↑ Shyama Kumar Chattopadhyaya, Sarup (2000), The Philosophy of Sankar's Advaita Vedanta, ISBN 81-7625-222-0

Daftar pustaka

  • Comans, Michael (2000). "The Method of Early Advaita Vedānta: A Study of Gauḍapāda, Śaṅkara, Sureśvara, and Padmapāda". Delhi: Motilal Banarsidass {{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Postscript (link)
  • Sharma, Chandradhar (1962). Indian Philosophy: A Critical Survey. New York: Barnes & Noble.
  • Shetty, V. T. Rajshekar (2002). "Caste, a nation within the nation: recipe for a bloodless revolution". Books for Change {{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Postscript (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan