Senin, 21 September 2026
02:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

International Alphabet of Sanskrit Transliteration

International Alphabet of Sanskrit Transliteration (bahasa Indonesia: "Alfabet Internasional untuk Transliterasi Sanskerta") dipersingkat menjadi IAST, merupakan alih aksara yang dimanfaatkan untuk romanisasi aksara India. Transliterasi Aksara Sanskerta Internasional merupakan aksara yang paling banyak digunakan untuk peromawian Sanskerta dan Pali.

Sejarah

Kongres Orientalis Internasional Kesepuluh, yang diselenggarakan di Jenewa pada tanggal 10 September 1894, memutuskan untuk mengadopsi notasi-notasi berikut:[1][2]

330px-Report_of_Transliteration_Commitee_from_Pg_887.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tabel dari Laporan Komite Transliterasi, hlm. 887
aāiīuūeaioau
kkhggh
cchjjhñ
ṭhḍh
tthddhn
pphbbhm
yrlvśsh
visarga
jihvāmūlīya
upadhmānīya

Untuk e dan o pendek, Komite juga merekomendasikan penggunaan ĕ dan ŏ.

Tanda IAST

Berikut ini tanda IAST dengan patokannya berupa aksara Dewanagari. Alfabet Fonetis Internasional ditunjukkan pada warna hijau, sedangkan tanda IAST ditunjukkan warna kuning.

Vokal

vokal
[ɐ]a A [ɑː]ā Ā [i]i I [iː]ī Ī [u]u U [uː]ū Ū [ɹ̩]ṛ Ṛ [ɹ̩ː]ṝ Ṝ [l̩]ḷ Ḷ [l̩ː]ḹ Ḹ


diftong
[eː]e E [aːi]ai Ai [oː]o O [aːu]}au Au


अं अः
[ⁿ]ṃ Ṃ {[h]ḥ Ḥ
anusvara visarga

Konsonan

letup nirsuaraletup bersuarasengau
tak berembusberembustak berembusberembus
velar
[k]k K [kʰ]kh Kh [ɡ]g G [ɡʱ]gh Gh [ŋ]ṅ Ṅ
palatal
[c]c C [cʰ]ch Ch [ɟ]j J [ɟʱ]jh Jh [ɲ]ñ Ñ
retrofleks
[ʈ]ṭ Ṭ [ʈʰ]ṭh Ṭh [ɖ]ḍ Ḍ [ɖʱ]ḍh Ḍh [ɳ]ṇ Ṇ
dental
[t]t T [tʰ]th Th [d̪]d D [dʱ]dh Dh [n]n N
labial
[p]p P [pʰ]ph Ph [b]b B [bʱ]bh Bh [m]m M


velarpalatalretrofleksdentallabial
semivokal
[j]y Y [r]r R [l]l L [ʋ]v V
konsonan desis alur
[ɕ]ś Ś [ʂ]ṣ Ṣ [s]s S
konsonan desis hulu celah-suara nirsuara
[ɦ]h H

Lihat juga

Referensi

  1. "Tenth International Congress of Orientalists, Held at Geneva". The Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland: 879–892. 1895. JSTOR 25207765.
  2. "Transliteration Report". 1896.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan