Senin, 21 September 2026
02:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Brahman

Brahman

sanggah rong 3

Artikel ini bukan mengenai Brahma maupun Brahmana.
250px-Golden_Aum.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Omkara, simbol suci bagi umat Hindu yang melambangkan Brahman yang maha kuasa.
Bagian dari seri
Agama Hindu
250px-Aum_Om_dark_red_circle_hollow_tomato.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Brahman (Dewanagari: ब्रह्मन्) adalah penguasa tertinggi dalam kosmologi Hindu. Brahman bersifat kekal, tidak berwujud, imanen, tak terbatas, tak berawal dan tak berakhir juga menguasai segala bentuk, ruang, waktu, energi serta jagat raya dan segala isi yang ada di dalamnya.

Etimologi

Kata brahman, dalam bahasa Sanskrit, berasal dari akar kata bṛh yang artinya: 'mengembang', 'meluas', 'mekar', 'kuat', 'solid'.[1] Secara bahasa, kata brahman bersifat netral dan tunggal, bukan maskulin atau feminin. Secara istilah, brahman dipahami sebagai: realitas tertinggi, ruh kosmos, kebenaran tertinggi dalam atman.[2]

Dalam penggunaan, kata brahman berbeda dari brahmana, yang artinya pendeta; atau juga Brahma, yang merupakan salah satu Dewa Trimurti (Wisnu-Siwa-Brahma).[1]

Sifat-sifat Brahman

Brahman merupakan salah satu di antara berbagai nama Tuhan. Sifat-sifat Brahman ditulis dalam kitab Bhagavad Gītā dan dijabarkan melalui perantara Sri Kresna.

Sloka Terjemahan
sarvendriya-guṇābhāsaṁ sarvendriya-vivarjitam, asaktaṁ sarva-bhṛc caiva nirguṇam guna-bhoktṛ ca Dia sumber asli segala indria, tetapi tanpa memiliki indria. Ia tidak terikat, walau Dia memelihara semua makhluk. Ia melampaui sifat-sifat alam, dan pada waktu yang sama Dia adalah penguasa semua sifat alam material
baḥir antaś ca bhūtānām acaraṁ caram eva ca, sūkṣmatvāt tad avijñeyaṁ dūra-sthaṁ cāntike ca tat Dia berada di luar dan di dalam segala insan, tidak bergerak namun senantiasa bergerak, Dia di luar daya pemahaman indria material. Ia amat jauh, namun juga begitu dekat kepada semua makhluk
avibhaktaṁ ca bhūteṣu vibhaktam iva ca sthitam, bhūta-bhartṛ ca taj jñeyaṁ grasiṣṇu prabhaviṣṇu ca Walaupun Dia terbagi di antara insani, namun Dia tidak dapat dibagi. Ia mantap sebagai Yang Maha Tunggal. Ia pemelihara segala makhluk, dan Dia menciptakan sekaligus memusnahkan mereka
jyotiṣām api taj jyotis tamasah param ucyate, jñānaṁ jñeyaṁ jñāna-gamyaṁ hṛdi sarvasya viṣṭhitam Dia adalah sumber dari segala benda yang bercahaya. Dia di luar kegelapan alam dan tidak terwujud. Ia adalah pengetahuan dan tujuan pengetahuan. Ia bersemayam di dalam hati sanubari segala makhluk

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Gonda, J. (1962). "Some Notes on the Study of Ancient-Indian Religious Terminology". History of Religions. 1 (2): 243–273. ISSN 0018-2710.
  2. Khajegir, Ali reza; Afroogh, Mohammad reza (2019). "The Dignity and Unity of Atman and Brahman in Vedanta School- Hinduism Study". Journal of Philosophy and Ethics (dalam bahasa Inggris). 1 (1): 7–13. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-16. Diakses tanggal 2023-01-16.

Pranala luar

Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
20px-Om_symbol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Topik dalam agama Hindu
Śruti
120px-Aum_Om_navy_blue_circle_hollow_coral.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Smerti
Konsep
AwataraAtmanBrahmanKosaDharmaKarmaMoksaMayaIstadewataMurtiReinkarnasi (Punarbhawa)TatwaTrimurtiTuriya Guru
Filosofi
Guru
Mitologi
Ritual
AartiBhajanDiksaHomaMantraPujaSatsangStotraTrisandyaYadnya
Yuga
Caturwarna
Aliran
Majelis
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan