Senin, 21 September 2026
19:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Somaskanda

Somaskanda

330px-Somaskanda_murti.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Somaskanda: Siwa (kiri) bersama Parwati (kanan) sedang mengapit Skanda (tengah).

Somaskanda (Dewanagari: सोमास्कन्द; ,IAST: Somāskanda, सोमास्कन्द) adalah suatu ikonografi Hindu yang menampilkan figur Dewa Siwa duduk bersama istrinya (Parwati) dan anak mereka, Skanda (Kartikeya) yang masih kecil.[1]

Penggambaran Siwa dan keluarganya bermula sejak abad ke-6 hingga ke-8 Masehi, selama masa Dinasti Pallawa di India Selatan. Dalam penggambaran tersebut, biasanya Siwa ditampilkan dengan empat lengan bersama Parwati, dan di antara mereka ada dewi kecil Skanda (Kartikeya) yang sedang menari. Pada periode selanjutnya, sejumlah artefak Somaskanda ditemukan di berbagai tempat yang pernah menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Pallawa.[2] Penggambaran tersebut dianggap sebagai produk sinkretisme, memadukan Siwa yang khas Purana dengan dewa-dewi lokal Tamil yaitu Korravai (dipadankan dengan Parwati) dan Murugan (dipadankan dengan Skanda).[3]

Referensi

  1. Moore, Albert C. (1977). Iconography of Religions: An Introduction (dalam bahasa Inggris). Chris Robertson. hlm. 11. ISBN 978-0-8006-0488-2.
  2. Huntington, Susan L.; Huntington, John C. (2014-01-01). The Art of Ancient India: Buddhist, Hindu, Jain (dalam bahasa Inggris). Motilal Banarsidass. hlm. 310. ISBN 978-81-208-3617-4.
  3. Kulke, Hermann; Sahu, Bhairabi Prasad (2022-01-13). The Routledge Handbook of the State in Premodern India (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm. 28. ISBN 978-1-000-48514-1.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan