Sabtu, 10 Oktober 2026
22:36 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Rakteswari

Bagikan:

Rakteswari (Kannada: ರಕ್ತೇಶ್ವರಿ) adalah dewi Hindu yang dipuja sebagai salah satu perwujudan dari Adiparasakti―juga dikenal sebagai Durga Parameswari―yang lazim disembah di daerah Parashurama-kshetra (pesisir barat India).[1][2] Rakteswari merupakan Istadewata (dewi pilihan) di wilayah Tulu Nadu.[3]

Rakteswari disembah oleh penganut aliran Sakta (memuliakan satu atau beberapa dewi sebagai sembahan utama).[4] Perayaannya populer di India pada saat Sankramana (hari Sankranthi, yaitu transit Matahari setiap bulan menurut kalender Hindu). Kelapa dan bubuk merah merupakan sarana persembahan utama kepadanya.

Referensi

  1. ↑ Shah, Umakant Premanand (1995). Studies in Jaina Art and Iconography and Allied Subjects in Honour of Dr. U.P. Shah. ISBN 978-81-7017-316-8.
  2. ↑ Jayashanker, S. (2011). Temples of Erṇākuḷam District (dalam bahasa Inggris). Office of the Registrar General & Census Commissioner, India.
  3. ↑ Siraj, S. Anees (2012). Karnataka State: Udupi District (dalam bahasa Inggris). Government of Karnataka, Karnataka Gazetteer Department.
  4. ↑ Johnsen, Linda (2002). The Living Goddess: Reclaiming the Tradition of the Mother of the Universe. Yes International Publishers. hlm. 89–90. ISBN 978-0-936663-28-9.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan