Senin, 28 September 2026
03:42 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Anapurna

Anapurna

Dewi makanan dalam kepercayaan Hindu

Untuk nama pegunungan, lihat Annapurna.
Anapurna
Manifestasi Parwati sebagai dewi makanan dan gizi
250px-Annapurnashiva.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anapurna (Parwati) memberi makanan kepada Siwa
Nama lainAnapurneswari, Anada
Genderwanita
AfiliasiDewi
KediamanKailasa
PustakaAnnada Mangal, Annapurna Sahasranam
MantraOm Annapūrne Sadāpūrne Śankara Prāna Vallabhe Jnyāna Vairāghya Siddhyātam Bhikśām Dehī Ća Pārvatī
Simbolperiuk dan centong
HariJumat
Dewa/dewi terkaitParwati, Durga, Adiparasakti
Pemujaan
KepercayaanHindu India
AliranSakta, Saiwa
Kuil utamaKuil Annapoorneshwari di Horanadu;
Annapurna Devi Mandir di Varanasi
Keluarga
SuamiSiwa

Anapurna (Dewanagari: अन्नपूर्णा; ,IAST: Annapūrṇā,; arti: "kaya akan makanan")[1] adalah salah satu dewi perwujudan Parwati dalam kepercayaan Hindu,[2] yang dikenal sebagai dewi pemberi makanan. Sesajen makanan sangat umum dalam agama Hindu, sehingga Anapurna―sebagai dewi makanan―merupakan dewi yang populer. Dewi ini dimuliakan dalam karya Annada Mangal, puisi naratif dalam bahasa Bengali yang ditulis Bharatchandra Ray. Annapurna Sahasranam mencatat seribu nama lain dari dewi ini, sedangkan Annapurna Shatanama Stotram hanya mencatat 108 namanya saja.

Hanya ada beberapa kuil yang dibangun khusus untuk memujanya, yang masyhur di antaranya ialah Kuil Annapoorneshwari yang dibangun oleh Resi Agastya di Horanadu, serta Annapurna Devi Mandir di Varanasi. Karena hari Akshaya Tritiya diyakini sebagai hari kelahiran Anapurna, maka hari itu dianggap sebagai hari baik untuk membeli perhiasan emas.[3]

Legenda

Suatu hari, dewa Siwa dan Parwati (istrinya) berdebat tentang dunia material. Siwa mengatakan bahwa segala sesuatu yang bersifat material hanyalah ilusi, termasuk makanan yang dimakan manusia. Hal ini membuat Parwati tersinggung karena dia adalah dewi yang menguasai aspek-aspek material. Parwati pun menghilang setelah berpesan bahwa dia ingin melihat bagaimana dunia akan bertahan tanpa dirinya.

Setelah Parwati menghilang, dunia dilanda paceklik. Para umat Siwa memohon makanan kepadanya; bahkan para dewa terpaksa mencari makanan, tetapi tidak menemukannya di mana pun. Akhirnya, Siwa dan para pengikutnya menyadari bahwa hanya ada satu dapur umum yang masih beroperasi di Bumi, tepatnya di kota Varanasi (Kashi), yang masih memiliki stok makanan.

Siwa pergi ke Kashi untuk meminta makanan. Setiba di sana, dia menyadari bahwa dapur itu dimiliki dan dikelola oleh Parwati, tetapi dalam wujud Anapurna. Sang dewi mengenakan busana ilahi berwarna ungu dan cokelat, yang dihiasi dengan ornamen-ornamen kecil. Dia duduk di singgasana, melayani dan membagikan makanan kepada para dewa dan warga dunia yang menderita kelaparan. Anapurna mempersembahkan makanannya sebagai sedekah kepada Siwa dan membuatnya menyadari bahwa sebagai Brahman, Siwa mungkin telah mengatasi rasa lapar, tetapi para pengikutnya belum.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Williams, Monier. "Monier-Williams Sanskrit-English Dictionary". faculty.washington.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Januari 2017. Diakses tanggal 18 November 2017. annapūrṇa : pūrṇa mfn. filled with or possessed of food; (ā), f. N. of a goddess, a form of Durgā{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 P., Dr. Arundhati (2001). Annapurna - a bunch of flowers of Indian Culture. New Delhi: Concept Publishing Company. ISBN 81-7022-897-2.
  3. ↑ Nanu, Narendra (6 Mei 2011). "TOPSHOTS An Indian customer looks at a selection of white gold..." Getty Images. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2015. Diakses tanggal 25 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan