Selasa, 27 Oktober 2026
06:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Banai (dewi)

Banai (dewi)

Bagikan:
Banai
Permaisuri Dewa Khandoba
250px-Khandoba_Mhalsa_Banai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arca Khandoba didampingi dua istrinya: Mhalsa dan Banai.
Genderwanita
AfiliasiDewi
Dewa/dewi terkaitParwati,[1] Gangga
Pemujaan
KepercayaanHindu India
DaerahDekkan
PerayaanVijayadashami[2]
Keluarga
SuamiKhandoba

Banai (Marathi: बाणाई Bāṇāi),[a] juga dikenal sebagai Banu (बानू Bānu) dan Banu-bai (बानूबाई Bānubāī), adalah dewi Hindu dan istri kedua Dewa Khandoba. Khandoba adalah wujud dewa Siwa yang disembah di Dekkan—terutama di negara bagian Maharashtra dan Karnataka, India—dan digambarkan sebagai raja Jejuri, tempat kuil utamanya berdiri. Beberapa tradisi tidak memberikan Banai status sebagai istri sah dan memperlakukannya sebagai selir Khandoba.[3] Banai disamakan sebagaimana Dewi Gangga menjadi permaisuri Siwa.[4]

Meskipun sastra Hindu yang berkaitan dengan Khandoba tidak menyebutkan Banai, tapi dia merupakan subjek utama dalam lagu-lagu rakyat. Banai dianggap memiliki latar belakang sebagai seorang Dhangar (kasta penggembala domba),[5] dan terkadang dianggap berasal dari swarga. Tradisi lisan terutama membahas kisah pernikahannya dengan Khandoba dan konfliknya dengan istri pertama Khandoba, Mhalsa. Banai adalah antitesis dari Mhalsa; bersama-sama mereka melengkapi dewa tersebut. Banai umumnya digambarkan bersama Khandoba dan sering kali juga ditemani oleh Mhalsa.[6]

Banai tidak dipuja sebagai dewi tersendiri, tetapi dipuja sebagai pendamping Khandoba di sebagian besar kuilnya. Dia adalah dewi pelindung komunitas Dhangar dan dipuja sebagai pelindung kawanan ternak mereka.[5]

Catatan

  1. ↑ बाणाई terkadang ditulis बानाई, IAST: Bānāī

Referensi

  1. ↑ Sontheimer in Feldhaus, p. 127
  2. ↑ "Jejuri". Maharashtra Gazetteer. 2006 [1885].[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ Sontheimer, Günther-Dietz (2004). "Forest and Pastoral Goddesses: Independence and Assimilation". Dalam Subhadra Channa (ed.). Encyclopaedia of Women Studies: Women and religion. Cosmo Publications. ISBN 978-81-7755-834-0.
  4. ↑ Sontheimer, Günther-Dietz (1989). "Between Ghost and God: Folk Deity of the Deccan". Dalam Alf Hiltebeitel (ed.). Criminal Gods and Demon Devotees: Essays on the Guardians of Popular Hinduism. SUNY Press. ISBN 0-88706-981-9.
  5. 1 2 Sontheimer, Günther-Dietz (1989). "The Myth of the God and His Two Wives". Dalam Richard Keith Barz; Monika Thiel-Horstmann (ed.). Living Texts from India. Otto Harrassowitz Verlag. ISBN 978-3-447-02967-4.
  6. ↑ Sontheimer, Günther-Dietz (1996). "All the God's wives". Dalam Anne Feldhaus (ed.). Images of Women in Maharashtrian Literature and Religion. SUNY Press. ISBN 0-7914-2837-0.
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan