Senin, 02 November 2026
18:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kiratamurti

Kiratamurti

Bagikan:
Kiratamurti
Siwa sebagai pemburu dari suku Kirata
250px-Pashupatahasta.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siwa (tengah, berlengan empat) sebagai pemberi anugerah Pasupatastra kepada Arjuna (kedua dari kiri, berkulit hijau) setelah menyamar sebagai orang Kirata.
Nama lainPasupatamurti
AfiliasiSiwa
PustakaMahabharata, Kiratarjuniya
KepercayaanHindu
AliranSaiwa

Kiratamurti (Dewanagari: किरातमूर्ति ; ,IAST: Kirātamūrti, किरातमूर्ति ), atau disebut Kirata (Dewanagari: किरात ; ,IAST: Kirāta, किरात ) saja, adalah salah satu wujud dari dewa Hindu Siwa sebagai seorang pemburu dari suku Kirata, pribumi India Utara yang menghuni kawasan pegunungan.[1][2] Wujud ini tercatat dalam wiracarita Hindu Mahabharata jilid ketiga, Wanaparwa. Dalam kitab dikisahkan bahwa Siwa mengambil wujud tersebut untuk menguji keberanian dan kemampuan Arjuna, serta memberinya anugerah senjata sakti Pasupatastra. Kisah tersebut juga menjadi inspirasi karya puisi kepahlawan Sanskerta berjudul Kiratarjuniya karya Bharavi (abad ke-6 M).[3] Di India Selatan, varian dari wujud ini disebut pula Pasupatamurti (Dewanagari: पाशुपतमूर्ति; ,IAST: Pāśupatamūrti,; arti: "Wujud [Siwa] membawa Pasupata").[4]

Legenda

Kisah Siwa sebagai Kirata muncul dalam suatu episode dari Wanaparwa ("himpunan kisah di hutan"), jilid ketiga wiracarita Mahabharata. Dikisahkan bahwa para Pandawa—tokoh protagonis wiracarita tersebut—diasingkan ke hutan setelah kehilangan hak kuasa atas kerajaannya sendiri akibat kalah berjudi dengan sepupu mereka, para Korawa. Di sana, mereka mempersiapkan diri untuk merebut kerajaan mereka kembali dari tangan para Korawa. Dalam usaha persiapan tersebut, Arjuna—salah satu Pandawa—bertapa memuja Dewa Siwa—atas petunjuk dari Dewa Indra—untuk memperoleh senjata sakti. Setelah beberapa lama, Siwa berkenan dengan tindakan Arjuna dan memutuskan untuk menguji sekaligus memberinya hadiah.

Ketika sesosok babi hutan jadi-jadian bernama Muka mengganggu pertapaan Arjuna, Siwa turun ke Bumi dalam wujud orang Kirata, suku pemburu yang tinggal di kawasan pegunungan. Baik Arjuna maupun Kirata memanah Muka secara bersamaan sehingga babi tersebut tewas. Saat mereka berhadapan, keduanya mengeklaim sebagai orang pertama yang berhasil menembak babi hutan tersebut. Karena tidak ada yang mengalah, mereka pun bertarung. Meskipun pertarungan sudah berlangsung lama, Arjuna tidak mampu mengalahkannya. Akhirnya, Arjuna menyadari siapa Kirata sesungguhnya, lalu menyerah. Siwa senang dengan sikap Arjuna, lalu dia memberi anugerah berupa panah sakti bernama Pasupatastra. Selain Arjuna, tiada orang yang memiliki senjata tersebut sebagaimana termaktub dalam Mahabharata.[5][6]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Radhakumud Mukharji (2009), Hindu Shabhyata, Rajkamal Prakashan Pvt Ltd, ISBN 978-81-267-0503-0, ... किरात (मंगोल) : द्रविड़ भाषाओं से भिन्न यह भाषाओं में किरात या ...
  2. ↑ Shiva Prasad Dabral (1965), Uttarākhaṇḍ kā itihās, Volume 2, Vīr-Gāthā-Prakāshan, ... प्राचीन साहित्य में किरात-संस्कृति, किरात-भूमि ...
  3. ↑ Singh, M. P. (2002). Encyclopaedia of teaching of history (Edisi 1st). Lucknow: Institute for Sustainable Development. hlm. 297. ISBN 81-261-1243-3. OCLC 631660227.
  4. ↑ R. Suthashi (2010), "Description of Pashupata-Murti", Prayogamanjari and Saivagamanibandhana (Study), Wisdom Library
  5. ↑ John Telford; Benjamin Aquila Barber (1876), William Lonsdale Watkinson; William Theophilus Davison (ed.), The London quarterly review, Volume 46, J.A. Sharp, hlm. 324
  6. ↑ Sures Chandra Banerji (1989), A companion to Sanskrit literature: spanning a period of over three thousand years, containing brief accounts of authors, works, characters, technical terms, geographical names, myths, legends, and several appendices (Edisi 2), Motilal Banarsidass Publ., hlm. 215, ISBN 978-81-208-0063-2
Konsep
Hindu omkaar
Dewa
individual
Dewi
individual
Aditya
Dasawatara
Dikpala
Mahawidya
Matrika
Nawadewata
Nawadurga
Nawagraha
Trimurti
Brahma
Wisnu
Siwa
Dewa
Dewi
Dewa
Dewi
Artikel terkait: Brahman ·Tuhan dalam agama Hindu
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan