Rabu, 30 September 2026
12:58 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu

Wresasena

vrihasena (mahabharata)

Bagikan:
Wresasena
वृषसेन
Tokoh Mahabharata
NamaWresasena
Ejaan Dewanagariवृषसेन
Ejaan IASTVṛṣaséna
Gelarmaharathi
Kitab referensiMahabharata
AsalKerajaan Anga
Kastakesatria
Senjatapanah
Wahanakereta perang
AyahKarna
IbuIstri Karna

Wresasena (Dewanagari: वृषसेन; ,IAST: Vṛṣaséna, वृषसेन) adalah putra Karna dalam wiracarita Mahabharata. Kitab Wisnupurana menyebutnya sebagai putra sulung Karna.[1] Dalam Mahabharata, ia merupakan salah satu pemanah hebat di pihak Korawa dan disebut oleh Bisma sebagai salah satu maharathi (perwira yang mampu bertempur dengan 720.000 prajurit sekaligus).[2] Sebelum perang berlangsung, Bisma menyebutnya sebagai salah satu kesatria berkereta perang terbaik.[3]

Bersama ayahnya, ia mulai ikut serta dalam perang di Kurukshetra pada hari kesebelas, setelah gugurnya panglima Bisma. Wresasena merupakan kesatria termuda yang bertempur di pihak Korawa selama perang di Kurukshetra. Ia menyandang gelar maharathi saat berusia 14 tahun. Bakatnya dipuji oleh Kresna, penasihat para Pandawa. Namun, pada akhirnya—sama seperti ayahnya—Wresasena gugur di tangan Arjuna pada pertempuran pada hari ke-17.

Perang di Kurukshetra

Saat perang di Kurukshetra berkecamuk, Karna tidak ikut serta selama 10 hari karena terlibat perselisihan dengan Bisma. Setelah Bisma gugur pada hari kesepuluh, barulah Karna dan Wresasena turut membela laskar Korawa melawan laskar Pandawa sejak hari kesebelas. Dengan kemampuan memanah di atas kereta perang, Wresasena mampu menumbangkan banyak prajurit Pandawa.

Atas saran dari Kresna, Arjuna menyerang Wresasena dengan panah bermata pisau. Pertama-tama ia memotong busur kesatria tersebut, kemudian jarinya, lengannya, dan diakhiri dengan kepalanya. Ia melakukannya di hadapan Karna, sebagai pembalasan dendam setelah Karna ambil bagian saat pembunuhan Abimanyu, putra Arjuna.[4]

Referensi

  1. ↑ "The Vishnu Purana: Book IV: Chapter XVIII". Sacred-texts.com.{{cite web}}: |url= tidak ada atau kosong
  2. ↑ "The Mahabharata, Book 5: Udyoga Parva: Uluka Dutagamana Parva: section CLXVIII". Sacred-texts.com.{{cite web}}: |url= tidak ada atau kosong
  3. ↑ "The Mahabharata, Book 5: Udyoga Parva: Uluka Dutagamana Parva: section CLXVIII". Sacred-texts.com.{{cite web}}: |url= tidak ada atau kosong
  4. ↑ "The Mahabharata, Book 8: Karna Parva: Section 85". Sacred-texts.com.{{cite web}}: |url= tidak ada atau kosong


250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mahabharata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan