Senin, 28 September 2026
16:52 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Pratipa

Pratipa

Pratipa
प्रतीप
Tokoh dalam mitologi Hindu
NamaPratipa
Ejaan Dewanagariप्रतीप
Ejaan IASTPratīpa
Gelarraja
Kitab referensiMahabharata; Purana
AsalHastinapura, Kerajaan Kuru
KediamanHastinapura
GolonganCandrawangsa
Kastakesatria
DinastiKuru
AnakDewapi, Bahlika, Santanu
Para Raja
Hastinapura
250px-A_king_with_nobles.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh wiracarita Mahabharata

Dalam mitologi Hindu, Pratipa (Dewanagari: प्रतीप; ,IAST: Pratīpa, प्रतीप) adalah nama seorang Raja India dari trah Candrawangsa atau Dinasti Candra. Ia merupakan seorang keturunan Maharaja Bharata, dan memerintah Kerajaan Kuru dengan pusat pemerintahan di Hastinapura. Ia menikah dengan Sunanda, putri dari Kerajaan Siwi dan memiliki tiga orang putra, yaitu Dewapi, Bahlika, dan Santanu.[1] Di antara ketiga putranya tersebut, Santanu yang dinobatkan sebagai raja, sebab Dewapi memilih untuk menjadi pertapa. Sementara itu, Bahlika memilih untuk mengembara ke wilayah India Barat Daya.

Kelahiran Santanu

Menurut legenda, sebelum Santanu lahir, ia bertapa bersama Sunanda di gunung Himalaya. Pada saat bersamaan, Raja Mahabima yang turun dari surga, melihat kedua suami istri tersebut sedang bertapa untuk memperoleh anak. Lalu Raja Mahabima mengubah wujudnya dan masuk ke dalam rahim Sunanda untuk menjadi benih. Beberapa lama kemudian, permaisuri raja tersebut dinyatakan hamil. Pada saat usia kehamilan sudah cukup tua, Sunanda melahirkan seorang putera yang tampan. Putra tersebut diberi nama "Santanu", karena putra tersebut dilahirkan saat Raja Pratipa dalam keadaan tenang dan damai (śanta berarti tenang atau damai).

Pratipa dan Gangga

Dalam kitab Adiparwa diceritakan bahwa ketika Dewi Gangga turun ke bumi demi menebus dosanya, ia bertemu dengan Raja Pratipa yang sedang bertapa di sungai Gangga. Dewi Gangga menjadi jatuh cinta lalu duduk di paha kanan sang raja. Ia meminta sang raja agar bersedia mengambilnya sebagai istri. Pratipa berkata bahwa ia tidak tergiur dengan kecantikan Gangga karena sudah mampu menguasai nafsunya. Ia juga berkata bahwa Gangga berada di paha kanannya, yang berarti tempat anak minta pangkuan ayahnya. Maka Raja Pratipa menganggap Gangga sebagai menantunya jika ia memiliki seorang putra.

Versi lain mengatakan bahwa Raja Pratipa bertemu dengan Gangga dalam mimpinya. Dewi tersebut berkata bahwa seorang raja yang bernama Mahabima dikutuk oleh Dewa Brahma agar bereinkarnasi menjadi manusia, karena ia pernah melakukan kesalahan ketika berada di surga. Pada saat yang sama, Gangga dihukum agar turun ke bumi untuk memberi hukuman kepada penjelmaan Mahabima. Untuk menunaikan tugas tersebut, Gangga meminta saran Raja Pratipa. Akhirnya sang raja berkata, "Gangga, engkau dapat turun ke bumi dan menikah dengan puteraku, yaitu Santanu. Setelah itu, temukanlah Mahabima untuk memberinya hukuman." Setelah percakapan itu selesai, Dewi Gangga lenyap dan mimpi tersebut berakhir.

Penobatan Santanu

Ketika Raja Pratipa sudah sangat tua untuk memerintah, ia memutuskan untuk mewariskan takhta pada salah satu putranya. Putra pertamanya, Dewapi, mengidap penyakit kulit dan memutuskan untuk mengembara ke hutan demi menjalani hidup sebagai pertapa.[2] Sementara itu, Bahlika memutuskan untuk mewarisi kerajaan pamannya dari pihak ibu.[2] Karena Dewapi dan Bahlika tidak bersedia mewarisi takhta, Pratipa meminta agar Santanu bersedia menggantikan posisinya, sementara ia sendiri berencana untuk meninggalkan kehidupan duniawi yang mengikat dirinya. Setelah mendengar permohonan sang raja, Santanu mengatakan bahwa ia sanggup memikul tugas ayahnya. Pada hari yang baik, Santanu dinobatkan menjadi Raja Hastinapura, sedangkan Raja Pratipa pergi ke hutan untuk meninggalkan kehidupan duniawi.

Silsilah

Para Raja KuruWangsa PaurawaPara Raja Chedi
PratipaSunandaBasuAdrika
DewapiBahlikaGanggaSantanuSatyawatiParasara
SomadataBismaCitranggadaWicitrawirya2 istriByasapelayan
2 putraBurisrawaGandariDretarastrapelayanKuntiPanduMadri
100 KorawaDursilawatiYuyutsu5 PandawaWidura

Referensi

  1. ↑ Mbhr. 1.90.45–46 (Pune Critical Edition)
  2. 1 2 Kisari Mohan Ganguli (1883–1896), "Bhagavatyana Parva. Section CXLIX", The Mahabharata of Krishna Dvaipayana Vyasa. Book 5: Udyoga Parva, Sacred-Text
Didahului oleh:
Pratisrawas
Raja Hastinapura
Dinasti Kuru
Diteruskan oleh:
Santanu
250px-Draupadi_and_Pandavas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-A_Vishva-rupa_print.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-The_start_of_the_great_battle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wangsa
Candra
Leluhur
Keluarga Kuru
(Korawa)
Keluarga Yadu
(Yadawa)
Tokoh lain
Brahmana
Kesatria
Lainnya
Non-manusia
Dewa
Cerita
berbingkai
Lokasi
Kerajaan
Kota dan
desa
Bentang
alam
Keluarga
Konsep dan
peristiwa
Manu
Kesatria
Keturunan
Swayambu Manu
Keturunan Priyabrata
Keturunan Utanapada
Dinasti Surya
Dinasti Candra
Brahmana
dan Resi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan